Bocah Empat Tahun Tewas Tenggelam di Kali Kawasan Gongger, Manggarai - FloresPos Net

Bocah Empat Tahun Tewas Tenggelam di Kali Kawasan Gongger, Manggarai

- Jurnalis

Rabu, 7 Juni 2023 - 20:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Kejadian tak terduga dialami satu keluarga di Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/6/2023) sore.

Salah seorang anaknya tewas tenggelam di Kali Wae Pesi, persisnya di kawasan sekitar Gongger. Bocah lelaki berusia empat tahun yang tewas itu, adalah SR beralamat di Lingkungan Bari, Kelurahan Reo, Kecamatan Reok.

Dihubungi wartawan usai kejadian, Kapolres AKBP Edwin Saleh melalui Humas Ipda I Made Budiarsa mengatakan, pasca diangkat dari kali, korban sempat dibawa ke UPTD Puskesmas Reok.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Setelahnya, korban dibawa ke rumah duka di Lingkungan Bari untuk diacarakan dan disemayamkan.

Baca Juga :  Pesta Perak SMK Lamaholot Flores Timur Berlangsung Semarak

Dikatakan, saat kejadian, ayah korban Suprianto Ahmad sedang berada di dalam perahu yang berlabuh di kali Gongger. Saat itu, korban hendak menuju ke ayahnya dengan menyeberangi jembatan bambu.

Saat itu juga, kakak korban, Rahmadatul Jahra sempat memanggil ayahnya yang sedang berada di dalam perahu. Tetapi, ayah korban tidak mendengar karena sedang membunyikan mesin perahu.

Setelah itu, kakak korban langsung pergi bermain. Dan, tak lama kemudian kakak korban melihat korban sudah dalam posisi terapung di permukaan air kali.

Melihat itu, kakak korban langsung berteriak meminta tolong kepada ayahnya yang berada di dalam perahu. Ayah korban langsung melompat ke dalam kali untuk menyelamatkan korban.

Baca Juga :  Tamu Tahbisan Uskup Labuan Bajo Mulai Berdatangan di Kota Super Premium

Tanpa menunggu lama, ayah korban membawa anaknya ke Puskesmas Reo untuk mendapatkan pertolongan. Ketika tiba di puskesmas baru diketahui bahwa bocah itu sudah meninggal dunia.

Seorang warga Reo, Samsudin Nardin mengatakan, kejadian yang tidak terduga sama sekali. Karena itu, warga sekitar banyak sekali ke tempat kejadian dan rumah duka.

“Kita semua ikut bersedih dengan kejadian itu. Kita berharap keluarga diberi kekuatan atas musibah itu,” katanya.*

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA