Produksi Cengkih Turun, Petani Minta Pemerintah Kontrol Harga - FloresPos Net

Produksi Cengkih Turun, Petani Minta Pemerintah Kontrol Harga 

- Jurnalis

Selasa, 18 Juli 2023 - 07:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net – Produksi Cengkih dalam tiga tahun terakhir di Manggarai Timur terus menurun. Dugaan sementara, turunnya produksi cengkih  disebabkan anomali cuaca.

Sisilia Jehina, warga Desa Golo Wune, Kecamatan Lamba Leda Selatan menyampaikan hal itu kepada Florespos.net Senin, (17/7/2023).

Sisi mengatakan, tiga tahun terakhir produksi Cengkih terus menurun. Biasanya petani di Desa Golo Wune menghasilkan cengkih mencapai 500 kilogram bahkan lebih sekarang berkisar diangka ratusan bahkan hanya berkisar belasan kilogram.

Baca Juga :  Jalan Baru Kerja Jalur Mano-Wae Wake Manggarai Timur Rusak Lagi

Menurut Sisilia, pendapatan petani di desanya bersumber dari hasil pertanian kopi, cengkih, kakao namun tiga tahun terakhir hasil tidak memuaskan. Untuk membiayai kebutuhan rumah tangga, sekolah dan kebutuhan lainnya,para petani biasanya mencari pekerjaan sampingan.

Senada juga disampaikan Endy Santo. Keta Endy, pada tahun 2022 lalu curah hujan sangat tinggi sehingga berpengaruh pada buah cengkih. Satu pohon berusia lebih dari 15  tahun yang biasanya memproduksi hingga puluhan  kilogram sekarang dalam satu pohon ada yang berbuah ada yang tidak berbuah sama sekali.

Baca Juga :  Material Longsoran Dibersihkan, Lalulintas Watu Cie-Deno Kembali Normal

Masa panen cengkih sendiri pada bulan Juni hingga Agustus. Saat ini harga cengkih di pasaran 120.000 per kilogram. Harga sekarang sudah turun dari sebelumnya 130.000/kg.

Dia berharap pemerintah terus mengontrol harga cengkih, kopi, kakao, dan kemiri di pasaran supaya para pengepul tidak mempermainkan harga.*

Penulis:Albert Harianto/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WITA

Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror

Minggu, 1 November 2026 - 13:53 WITA

Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Berita Terbaru