Sejak Mei Hingga September Gunung Api Kelimutu Masih Berstatus Waspada - FloresPos Net

Sejak Mei Hingga September Gunung Api Kelimutu Masih Berstatus Waspada

- Jurnalis

Jumat, 13 September 2024 - 12:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak Mei Hingga September Gunung Api Kelimutu Masih Berstatus Waspada

Sejak Mei Hingga September Gunung Api Kelimutu Masih Berstatus Waspada

ENDE, FLORESPOS.net-Badan Geologi PVMBG Bandung Pos Pemantau Gunung Api Kelimutu sejak tanggal 24 Mei 2024 lalu menaikkan status Gunung Api Kelimutu dari Level Normal ke Level 2 Waspada.

Hingga saat ini menurut laporan pengamatan dari pos pemantau periode 11 September 2024 status Gunung Api Kelimutu masih berstatus Level II Waspada.

Laporan lengkap dari Pos Pemantau Gunung Api Kelimutu, Rabu (11/9/2024) melam menyatakan secara meteorologi Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara. Suhu udara 19.5-29.5 °C dan tekanan udara 918.1-919.7 mmHg.

Secara visual gunung jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 5-10 m di atas puncak kawah.

Terpantau melalui CCTV pada Kawah 1 (Tiwu Ata Polo) air danau kawah berwarna hijau tua, teramati bualan air di bagian sebelah timur laut permukaan air danau kawah.

Baca Juga :  Mayat Tanpa Identitas Yang Ditemukan Warga di Tangga Alam Sudah Dimakamkan  Keluarga 

Pada Kawah 2 (Tiwu Koofai Nuwamuri) air danau kawah berwarna biru muda, teramati asap kawah berwarna putih, intensitas tipis dan bertekanan lemah dengan ketinggian lk 5 – 10 m diatas permukaan air danau kawah, teramati endapan belerang berwarna kuning keemasan diatas permukaan air danau kawah pada bagian tengah dan pada bagian tepih dinding kawah.

Pada Kawah 3 (Tiwu Ata Bupu) air danau kawah berwarna hijau tua, air danau kawah nampak tenang.. Aktivitas Kegempaan Vulkanik Dalam Jumlah : 6, Amplitudo : 2.5-45 mm, S-P : 1.07-2.43 detik, Durasi : 12.59-20.87 detik).

Tektonik Lokal Jumlah : 1, Amplitudo : 35 mm, S-P : 4.71 detik, Durasi : 23.19 detik. Tektonik Jauh jumlah : 5, Amplitudo : 2.5-9 mm, S-P : 16.82-41.46 detik, Durasi : 41.52-108.82 detik.

Baca Juga :  Jadi Tim Daratan Flores Pertama yang Tiba di Ende, Persematim Incar 4 Besar

Terkait aktivitas tersebut, pihak otoritas dan pemerintah merekomendasikan dalam tingkat aktivitas level II (Waspada), masyarakat/pengunjung disekitar G. Kelimutu agar tidak berada disekitar area kawah dalam radius 250 m dari tepi kawah.

Masyarakat disekitar G. Kelimutu agar tetap tenang tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak bertanggung jawab mengenai aktivitas G. Kelimutu.

Pemerintah Daerah Kabupaten Ende agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan G. Kelimutu di Desa Waturaka, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende untuk mendapatkan informasi tentang aktivitas G. Kelimutu.

Masyarakat maupun pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi G. Kelimutu melalui aplikasi Magma Indonesia yang dapat diunduh di Google Play Store atau melalui website https://magma.esdm.go.id, https://vsi.esdm.go.id dan https://geologi.esdm.go.id.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Paroki San Juan Lebao Tengah Genap 74 Tahun, RD. Josef da Silva Resmi Jadi Pastor Paroki
Sambut Hari Bhayangkara, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Home Visit bagi Lansia
Wabup Manggarai Timur Buka Kegiatan Telaah Sejawat
Memprihatinkan, Kondisi Dua Gedung Pemerintah di Labuan Bajo, Nurdin: Tata Ulang Ruko Pemda
Alfian, Sarjana INF yang Memilih Tanah, Ketua DPRD NTT: Jangan Gengsi Bertani
DPRD NTT Setujui, Jembatan Pomakeke Nagekeo Akan Dibangun dengan Dana Rp9 Miliar Lebih
Berita ini 221 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:25 WITA

Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:21 WITA

Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:53 WITA

Paroki San Juan Lebao Tengah Genap 74 Tahun, RD. Josef da Silva Resmi Jadi Pastor Paroki

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:46 WITA

Sambut Hari Bhayangkara, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Home Visit bagi Lansia

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:10 WITA

Wabup Manggarai Timur Buka Kegiatan Telaah Sejawat

Berita Terbaru