Ijon dan Kehadiran Bank NTT (2) - FloresPos Net

Ijon dan Kehadiran Bank NTT  (2)

- Jurnalis

Senin, 26 Juni 2023 - 19:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Potensi pasar kopi makin luas, dan Brand Kopi  Lembah Colol dengan kualitas terbaik di dunia harus dipertahankan.

Persoalan ijon perlahan lahan dihilangkan dan beralih ke lembaga keuangan yang resmi seperti bank.

Kepala Desa Fransiskus Hardi yang ditemui di kediamannya, Rabu (21/6/2023) mengatakan, harus diakui bahwa praktik ijon terus terjadi di desanya karena ketiadaan lembaga keuangan yang bisa membantu para petani.

Kades Hardi kemudian berkoordinasi dan meminta bank NTT untuk bisa memberi pelayanan kepada petani kopi.

Bagi kades Fransiskus  Hardi, pelayanan bank bisa memberi sedikit keringan agar petani tidak lagi terjerat sistem ijon.

Semangat Festival yang sudah dilaksanakan pekan lalu di Desa Ulu Wae sedikit memberikan angin segar karena informasi Bank NTT siap memberikan kredit kepada petani.

Program bank NTT untuk melayani masyarakat melalui kredit merdeka, layanan Be juga bisa Link, bisa membantu masyarakat dalam transaksi keuangan  di desa serta bantuan mesin bagi petani kopi.

Selain itu, semoga pemerintah dan bank bisa bekerja sama melakukan Sertifikat atau prona tanah. saat ini hampir seluruh tanah di Desa Ulu Wae belum ada sertifikat tanah.

Baca Juga :  Komunitas Masyarakat Adat Suku Soge dan Goban Desak Pemerintah Bertanggungjawab Terhadap Masalah HGU Nangahale
Petani Kopi Colol

Sementara itu, Tokoh masyarakat Colol, Desa Colol Frans Pantur mengapresiasi kegiatan Festival Kopi Lembah Colol.

Dampak festival membuka mata seluruh petani Lembah Colol agar lebih giat lagi menanam kopi. Harga  kopi Lembah Colol terus naik sementara produksi kopi semakin menurun.

Terkait kehadiran Bank NTT untuk Desa Colol sudah lama mendampingi petani, ada yang diinformasikan menolak kehadiran Bank NTT itu hanya segelintir orang yang tidak paham akan pentingnya kehadiran lembaga keuangan.

Pada tahun 2018 ada 40an petani kopi yang mendapat kredit  langsung dari Bank NTT di Borong. Pemberian kredit mikro kepada petani Colol bertujuan untuk mempertahankan harga kopi.

Harga kopi tidak menguntungkan petani, hal itu disebabkan karena ada sistem ijon, namun banyak petani yang kurang memanfaatkan momen ini.

Bank NTT  sudah berkomitmen agar pengembangan kopi di Manggarai Timur lebih meningkat,. tidaknya hanya menjual kopi biji tetapi mengarah kepada produk  yang langsung dinikmati oleh pembeli.

Baca Juga :  Waspada Gigitan Hewan Penular Rabies pada Anak

Petani juga didorong untuk membangun sebuah usaha seperti kedai Kopi, Kafe. Bank NTT telah membantu BUMdes yang saat ini sudah menghasilkan produk Kopi Poco Nembu.

Hermina Irna salah satu agen laku pandai  yang menyediakan layanan “Be Juga Bisa Link ” Bank NTT di kampung Colol mengatakan, jasa layanan sudah dilaksanakan pada tahun 2021.

Banyak petani yang melakukan transaksi keuangan, mengirim uang dengan mudah, masyarakat tidak lagi pergi ke Mano, Borong dan juga Watu Nggong tetapi di Desa Colol sudah tersedia.

Dia mengharapkan masyarakat bisa memanfaatkan jasa layanan dari Bank NTT.

Berta Lisen salah satu pelaku UMKM di Desa Colol mengatakan, selama ini masyarakat sangat mengeluhkan modal untuk membangun usaha.

Besar harapan Bank NTT mau membantu memberikan kredit merdeka atau sejenisnya supaya masyarakat bisa membuka usaha.*

Penulis: Albert Harianto / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:05 WITA

PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA