MAUMERE, FLORESPOS.net-Buparti Kabupaten Sikka Fransiskus Roberto Diogo menyerahkan santunan kematian kepada 8 ahliwaris anggota BPJS Ketenagakerjaan yang berlangsung dalam Apel Mingguan di Lapangan Kantor Bupati Sikka Jalan El Tari Maumere, Senin (26/6/2023).
Nilai yang diterima para ahliwaris berkisar antara Rp 42 juta hingga Rp 131 juta.
Adapun para ahliwaris yang menerima santunan ini yakni Nyonya Carolina Conchita menerima santunan kematian suaminya bernama Egidius Kami Ghoma senilai Rp131.629.840 dengan rincian santunan JKM Rp 42 juta, santunan Jaminam Hari Tua/JHT Rp16 juta lebih, santuanan JP Rp383.400, dan santunan beasiswa Rp 73 juta.
Dan ahliwaris asal Bola yang menerima santunan senilai Rp 119.063.430 untuk kematian anggota BPJS Ketenagakerjaan atas nama Paschalis Berthin dengan rincian Rp santunan JKM Rp42 juta, santunan JHT Rp 13 juta, santunan JP Rp383.400, dan santunan beasiswa Rp 63 juta.
Sementara 6 ahli waris lainnya masing-masing menerima Rp42 juta yakni untuk ahliwaris Marianus Oni Vian, Sirilus Nong Yance, Petrus Emanuel Berekmans, Kristianus Afildus Amiron, Robi Tornando, dan Maria Melda Ende.
Penyerahan bantuan disaksikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT Christian Natanael Sianturi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka, Juwenly Soselisa, Sekda Kabupaten Sikka Adrianus F. Parera, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sikka, Valerianus Samador, dan Kepala Bidang Pengawasa Ketenagakerjaan pada Dinas Nakertrans Sikka, Ibu Welibrorda Dua Bura.
Bupati Kabupaten Sikka Fransiskus Roberto Diogo dalam sambutannya antara lain menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Provinsi dan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka yang telah membayar santunan jaminan kematian, jaminan hari tua, JP, dan beasiswa kepada ahlwaris anggota BPJS Ketenagakerjaan.
“Saya menyampaiakan terima kasih kepada jajaran BPJS Ketenagakerjaan,” kata Bupati.
Bupati meminta elemen warga Sikka apa pun profesinya untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan sehingga dapat memberikan perlindungan kepada tenaga kerja yang ada, apa pun profesinya.
“Saya mengajak elemen warga untuk masuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan,” pinta Bupati.
Ucapan terima kasih juga disampaipan para ahliwaris penerima santunan.
“Saya mewakili ahliwaris menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT dan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka atas kepedulian terhadap kami ahliwaris dengan memberikan santunan,” kata salah seorang ahliwaris.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT Christian Natanael Sianturi didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka, Juwenly Soselisa kepada wartawan antara lain mengemukakan kehadirannya bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka mendampingi Bupati Sikka saat penyerahan santunan kematian kepada para ahliwaris sebagai salah satu bukti bahwa BPJS Ketenagakerjaan memberikan bukti perlindungan sesungguhnya, dan tidak omong kosong.
“BPJS Ketenagakerjaan memberikan bukti, dan tidak omong kosong. Kami memastikan bahwa pemerinatah sudah menyiapkan jaminan sosial untukmemberikan perlindungan kepada para pekerja,” kata Christian.
Christian meminta elemen warga, baik PNS, swasta, atau profesi apa pun, termasuk jurnalis, petani, peternak, ojek,pengiris moke, dan profesi lainnya untuk masuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.
“Ayo, mari kita semua masuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang sangat murah hanya Rp16.888 per bulan. Iuran yang jauh lebih murah bila dibandingkan harga sebungkus rokok, tapi manfaatnya sangat besar yakni memberikan jaminan sosial dan perlindungan kepada para pekerja. Ayolah, kita bergabung karena manfaatnya luar biasa,” kata Christian. *
Penulis: Wall Abulat/Editor: Anton Harus










