RUTENG, FLORESPOS.net – Melecut semangat olahraga prestasi, Pemkab Manggarai cq. Dinas Pendidikan menggelar iven Olimpiade olahraga siswa Nasional (O2SN) tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dalam beberapa hari ke depan.
Iven olahraga berjenjang mulai tingkat SD dan SMP itu dibuka Wabup Heri Ngabut di GOR Mini Ruteng, Manggarai, NTT, . Senin (19/6/2023). Pembukaan itu dihadiri unsur Forkompimda, Sekda Fansy Jahang, unsur para pejabat, para kepala sekolah, dan lain-lain.
Dalam seremoni pembukaan dengan Komandan Upacara Sekretaris Dinas Pendidikan Wens Sedan diisi juga dengan pengucapan janji atlet, janji wasit, penyematan pita peserta lomba, dan atraksi-atraksi para atlet.
Wabup Heri Ngabut mengatakan, O2SN adalah kegiatan olahraga berjenjang di negeri ini. Untuk tingkat kabupaten sekarang tentu tampil atlet terbaik dari kecamatan dan sekolah dalam bidang atletik, badminton, karate, dan silat.
“Tentu yang terbaik dari kabupaten akan maju ke tingkat Provinsi dan Pusat. Karena itu, iven O2SN ini sangat strategis artinya dalam pembinaan olahraga berprestasi,” katanya.
Untuk itu, gelaran O2SN ini tidak boleh dianggap biasa-biasa saja atau rutinitas belaka saja. Momen ini harus dinilai kesempatan untuk memantik dan melecut semangat olahraga prestasi pada anak usia dini.
Kepada para atlet, Wabup Heri Ngabut berpesan agar berupaya menampilkan terbaik dengan tetap menjunjungi nilai-nilai keolahragaan.
Lalu, kepada wasit, Wabup Heri Ngabut meminta untuk bekerja profesional, objektif, dan sportif dalam memberikan penilaian. Jauhi hal-hal yang menodai olahraga prestasi.
Sedangkan Ketua Panitia, Sekretaris Wens Sedan mengatakan, O2SN adalah implementasi dari program Dinas Pendidikan dalam membina dan membangun olahraga generasi muda di daerah ini. Karena itu, kegiatan ini penting sekali artinya perkembangan olahraga di daerah ini.
“Tema Nasional O2SN tahun ini adalah Merdeka Berprestasi Talenta Olahraga Menginspirasi,”katanya.
Dalam pelaksanaan O2SN kali ini, demikian Wens Sedan, pola yang diterapkan adalah hibrid. Artinya pelaksaan campuran pola Luring dan Daring.
Sebelumnya Kabid Pemuda dan Olahraga, Ferdy Harjon mengatakan, total peserta kegiatan sebantak 400 orang dengan rincian, atlet 347 orang, pelatih 12 orang, ofisial 15 orang, wasit, 15 orang, dan panitia 11 orang.
“Untuk pelaksanaan riil, untuk SD diadakan selama dua hari (19-20/6/2023) dan SMP juga dua hari (21-22/6/2023) pada sejumlah tempat di Kota Ruteng,”katanya. *
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus










