Masalah Jalan Rusak Parah di Kota Ruteng Mulai Direspons Pemkab Manggarai - FloresPos Net

Masalah Jalan Rusak Parah di Kota Ruteng Mulai Direspons Pemkab Manggarai 

- Jurnalis

Rabu, 14 Juni 2023 - 14:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Masalah jalan rusak yang menjadi keluhan publik di Kota Ruteng, Manggarai, NTT, tahun-tahun belakangan ini, kini mulai direspons Pemkab setempat.

Responsnya berupa perbaikan-perbaikan pada titik-titik yang rusak parah. Perbaikan titik yang rusak seperti terpantau wartawan, Rabu (14/6/2023) mencolok terlihat samping barat gedung DPRD Manggarai hingga kompleks SMK Sadar Wisata Ruteng.

Lalu, terlihat juga pengerjaan drainase pada jalur yang paling rusak parah di  kompleks relay TVRI. Pengerjaan sedang dalam tempoh tinggi.

Dengan demikian,  titik yang berlubang belum mulai disentuh mulai samping timur Gereja Katedral Lama menuju ke selatan. Karena itu, kendaraan  tetap masih susah payah melewati jalur tersebut.

Baca Juga :  Tidak Semua Babi Mati Akibat Virus African Swine Fever

Di sekitar kompleks Puspas Keuskupan Ruteng terpampang papan proyek. Tertulis, biaya rehabilitasi periodik jalan Ruteng menuju Golo Cala, Kecamatan Satar Mese.

Sumber dana dari pinjaman daerah tahun 2023 dengan anggaran proyek sebesar Rp 4,9 miliar lebih.

Seorang warga Konggang, Damianus Don mengatakan, rusak jalan yang ada sudah lama, tetapi baru ditangani tahun ini. Warga nilai positif dengan apa yang dilakukan Pemkab Manggarai ini.

“Responsnya baru sekarang. Tidak apa-apa daripada tidak ada sama sekali,” katanya.

Baca Juga :  Sebelum Tutup Tahun, Proyek Jalan Nasional Ruteng-Reo Rampung 100 Persen

Dikatakan, titik-titik jalan yang rusak parah kiranya menjadi prioritas. Semua harus ditutup dengan aspal agar jalannya bagus.

Perbaikan yang dilakukan, demikian Damianus, tidak boleh seperti yang dilakukan sebelumnya. Ditambal semen, dalam hitungan hari kembali terbongkar dan hancur.

Warga lain, Rony Dae mengatakan, anggarannya yang ada cukup besar. Maka harapannya kerjanya harus berkualitas tinggi. Tidak asal kerja seperti terjadi tahun-tahun yang lalu.

“Ini kerja dalam kota. Jadi, mata semua orang pasti lihat seperti apa kerjanya. Saya minta kerjanya harus berkualitas,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu
Peringati May Day, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Boleh Ada Buruh yang Tertinggal Dalam Kesejahteraan
Pengawas Ketenagakerjaan hanya Ada Dua di Flores dan Lembata
Peringatan Hari Buruh di Sikka, Ajang Mengingatkan Kembali Hak Para Pekerja
Ombudsman NTT Kawal SNBT 2026 di Undana, Pastikan UTBK Berjalan Adil dan Optimal
Spendu Bajawa Raih Dua Piala Bergilir Voly Putri Jadi Piala Tetap,Veren: Dipersembahkan untuk Kepala Sekolah
Gugus I Bajawa Gelar Porseni dan Sains
Ombudsman Tegaskan Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:13 WITA

Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu

Kamis, 30 April 2026 - 19:34 WITA

Peringati May Day, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Boleh Ada Buruh yang Tertinggal Dalam Kesejahteraan

Kamis, 30 April 2026 - 19:31 WITA

Pengawas Ketenagakerjaan hanya Ada Dua di Flores dan Lembata

Kamis, 30 April 2026 - 15:54 WITA

Peringatan Hari Buruh di Sikka, Ajang Mengingatkan Kembali Hak Para Pekerja

Kamis, 30 April 2026 - 12:27 WITA

Ombudsman NTT Kawal SNBT 2026 di Undana, Pastikan UTBK Berjalan Adil dan Optimal

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu

Kamis, 30 Apr 2026 - 21:13 WITA

Nusa Bunga

Pengawas Ketenagakerjaan hanya Ada Dua di Flores dan Lembata

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:31 WITA