RUTENG, FLORESPOS.net – Satu aspirasi baru ketika Wabup Heri Ngabut dan Kadis Pendidikan Frans Gero mengunjungi SDI Norang di Kecamatan Wae Rii, Manggarai, NTT, Selasa (13/6/2023).
Aspirasinya adalah membuka SMP Negeri Satu Atap (Satap) di wilayah itu. Sekolah dasar pendukung cukup banyak.
Kepala SDI Norang, Konstantinus Jemparut mengatakan, diskusi sudah lama di kalangan masyarakat, para tokoh, dan para guru di wilayah ini tentang perlu hadirnya SMP Negeri Satap di kawasan itu.
“Dasarnya, sekolah pendukung banyak. Dari sekolah yang ada pasti ada yang tamat setiap tahunnya,” katanya.
Daripada tamatan SD pergi sekolah ke tempat yang jauh ke Kota Ruteng atau yang lainnya, maka baiknya SMP itu dibuka di sini.
Dikatakan, usulan ini sangat serius karena melihat animo anak-anak untuk melanjutkan sekolah tinggi di wilayah ini. Kalau sekolahnya di wilayah ini saja, maka pasti siswa banyak dan orang tua pasti mendukung.
Ketika itu, Wabup Heri Ngabut mengatakan, untuk membuka sekolah baru tidak mudah juga. Karena banyak hal yang harus disediakan sebelum diproses di tingkat kabupaten.
“Apakah ada tanah untuk lokasi sekolah itu? Adakah tanah itu sudah ada sekarang di kawasan ini?” katanya.
Lalu, yang harus dipikirkan lagi adalah gedung sekolahnya, guru-guru, dan perangkat kerja lainnya. Apakah daerah memiliki cukup anggaran untuk itu?
Menurutnya, untuk gedung sekolah sudah tidak bisa lagi meminjam gedung sekolah lain seperti terjadi selama ini. Untuk sementara mungkin bisa, tetapi untuk jangka waktu tidak boleh lagi ada.
Apa yang diaspirasikan kiranya dicatat untuk didiskusikan lebih lanjut. Dinas Pendidikan harus berpikir sudah tentang ini agar bisa diputuskan nantinya.
Sedangkan Camat Wae Rii, Rikard Ampur mengatakan, aspirasi yang ada sah-sah saja. Tetapi harus diingat bahwa di wilayah ini sudah ada SMP baik negeri maupun swasta yang sudah jalan selama ini.
“Kita harus pertimbangan betul itu. Karena jangan sampai sekolah baru itu bisa mematikan sekolah yang sudah ada karena siswa tidak ada,” katanya.
Kalau untuk kawasan SDI Norang atau wilayah selatan kecamatan ini, mungkin bisa. Tetapi, untuk ke wilayah ke tengah dan utara, agak sulit karena sudah ada sekolah yang sudah lama beroperasi. *
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus










