Didiagnosa Diare Akut, 45 Anak Masuk Rumah Sakit di Manggarai - FloresPos Net

Didiagnosa Diare Akut, 45 Anak Masuk Rumah Sakit di Manggarai

- Jurnalis

Senin, 12 Juni 2023 - 11:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net –  Sebanyak 45 anak harus dirawat serius di RSU Daerah Manggarai di Ruteng, NTT dalam beberapa bulan ini. Sebabnya, anak-anak itu didiagnosa mengalami diare akut.

Kepada wartawan di Ruteng, Senin (12/6/2023) pagi, Kadis Kesehatan Manggarai, drg. Bartolomeus Hermopan mengatakan, anak-anak yang masuk rumah sakit awalnya karena terserang diare biasa. Tetapi, setelah diperiksa detail, anak-anak itu ternyata terserang diare akut.

“Masalahnya diketahui sehingga bisa tertangani secara baik di rumah sakit. Anak-anak sembuh setelah beberapa lama dirawat,” katanya.

Dikatakan, berdasarkan data yang ada, anak-anak itu mengalami diare akut, disentri dan dihiderasi, diare akut dehidrasi ringan dan sedang (DADRS);

Baca Juga :  Musrenbangcam Komodo Manggarai Barat, Hasan: Hindari Disparitas Pembangunan

Lalu, ada yang mengalami kejang dan demam kompleks (KDK), epilepsi dan diare cair akut,  bronkopneumonia dan DADRS, dan lain-lain.

Menurutnya, anak-anak yang menjadi pasien di RSU Daerah Manggarai itu berusia satu sampai dengan sepuluh tahun. Pasien berasal dari pelbagai desa.

Para pasien anak itu, lanjut Kadis Hermopan, tidak saja dari Manggarai, juga dari Manggarai Timur. Datanya ada delapan anak berasal dari Matim.

Sekembalinya dari rumah sakit, demikian Kadis Hermopan, anak-anak tidak saja mengonsumsi obat yang diberikan secara baik, juga harus menjaga kebersihan.

Baca Juga :  Cita-Cita  SMPN 4 Langke Rembong Jadi Juara Umum untuk Lomba Olimpiade Berikutnya

Orang tua harus memastikan dikonsumsi anak-anak bersih, air yang diminum harus dimasak dulu, peralatan yang digunakan bersih, dan lingkungan yang bersih dari sampah dan kotoran lainnya.

“Tolong jaga betul kebersihan agar semua aman dan nyaman dari diare,” katanya.

Sebelumnya, warga kota, Ny. Emilia Wela mengatakan, informasi yang beredar sekarang banyak warga kota terserang diare dan muntaber. Keadaan itu cukup mencemaskan karena yang terserang terbanyak adalah anak-anak.

“Kita dengar informasi seperti itu. Saya berharap petugas kesehatan lebih siaga menghadapi situasi seperti ini,” katanya. *

Pernulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan
Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan
Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama
Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)
Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan
Anak Usia Sekolah Dominasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende, Satlantas Lakukan Ini
Dinkes Temukan Kasus Baru di tahun 2026, 27 Warga Ende Positif HIV/AIDS
Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WITA

Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:57 WITA

Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WITA

Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan

Berita Terbaru