RUTENG, FLORESPOS.net – Sebanyak 45 anak harus dirawat serius di RSU Daerah Manggarai di Ruteng, NTT dalam beberapa bulan ini. Sebabnya, anak-anak itu didiagnosa mengalami diare akut.
Kepada wartawan di Ruteng, Senin (12/6/2023) pagi, Kadis Kesehatan Manggarai, drg. Bartolomeus Hermopan mengatakan, anak-anak yang masuk rumah sakit awalnya karena terserang diare biasa. Tetapi, setelah diperiksa detail, anak-anak itu ternyata terserang diare akut.
“Masalahnya diketahui sehingga bisa tertangani secara baik di rumah sakit. Anak-anak sembuh setelah beberapa lama dirawat,” katanya.
Dikatakan, berdasarkan data yang ada, anak-anak itu mengalami diare akut, disentri dan dihiderasi, diare akut dehidrasi ringan dan sedang (DADRS);
Lalu, ada yang mengalami kejang dan demam kompleks (KDK), epilepsi dan diare cair akut, bronkopneumonia dan DADRS, dan lain-lain.
Menurutnya, anak-anak yang menjadi pasien di RSU Daerah Manggarai itu berusia satu sampai dengan sepuluh tahun. Pasien berasal dari pelbagai desa.
Para pasien anak itu, lanjut Kadis Hermopan, tidak saja dari Manggarai, juga dari Manggarai Timur. Datanya ada delapan anak berasal dari Matim.
Sekembalinya dari rumah sakit, demikian Kadis Hermopan, anak-anak tidak saja mengonsumsi obat yang diberikan secara baik, juga harus menjaga kebersihan.
Orang tua harus memastikan dikonsumsi anak-anak bersih, air yang diminum harus dimasak dulu, peralatan yang digunakan bersih, dan lingkungan yang bersih dari sampah dan kotoran lainnya.
“Tolong jaga betul kebersihan agar semua aman dan nyaman dari diare,” katanya.
Sebelumnya, warga kota, Ny. Emilia Wela mengatakan, informasi yang beredar sekarang banyak warga kota terserang diare dan muntaber. Keadaan itu cukup mencemaskan karena yang terserang terbanyak adalah anak-anak.
“Kita dengar informasi seperti itu. Saya berharap petugas kesehatan lebih siaga menghadapi situasi seperti ini,” katanya. *
Pernulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus










