Cegah Rabies, Camat Satar Mese Utara Manggarai Bersinergi dengan Pastor Paroki - FloresPos Net

Cegah Rabies, Camat Satar Mese Utara Manggarai Bersinergi dengan Pastor Paroki

- Jurnalis

Jumat, 9 Juni 2023 - 09:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Camat Satar Mese Utara di Kabupaten Manggarai, NTT, bersinergi dengan paroki-paroki di wilayahnya agar ikut berperan aktif dalam mencegah rabies.

Bentuk sinergi itu sesuai dengan data dan informasi dari Kecamatan Satar Mese Utara yang diterima wartawan, Jumat (9/6/2023), berupa ikut mengumumkan imbauan penanganan rabies kepada umat dalam mimbar gereja.

Menurut Camatnya, Hipolitus Kori, pihaknya telah mengeluarkan surat imbauan kepada semua kepala desa di wilayahnya dalam rangka pencegahan rabies, dan penyakit hewan berbahaya lainnya.

“Surat itu merupakan tindak lanjut dari rapat penanganan rabies di tingkat kabupaten, dua pekan lalu,” katanya.

Baca Juga :  Cegah Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup Manggarai Imbau Warga dan Petugas Jauhi Api dari TPA Sampah

Dikatakan, surat yang sama diberikan ke Paroki Langke Majok dan Paroki Todo. Hal itu dimaksudkan agar paroki mengumumkan kepada umat tentang tindakan-tindakan untuk mencegah dan mengatasi rabies, virus babi dan sapi.

Sesuai dengan protap untuk menangani rabies, demikian Camat Hipo, masyarakat atau siapapun harus tertib memelihara hewan penular rabies (HPR). Bentuknya, HPR diikat atau dikandangkan.

Lalu, hewan itu juga harus divaksin ketika tiba jadwal vaksinasi massal dari pemerintah tingkat kabupaten. Vaksinasi itu wajib.

Baca Juga :  SMPN 4 Langke Rembong, Manggarai, Raup  79 Medali Lomba Olimpiade Tingkat Nasional

Kemudian, ketika ada yang tergigit HPR, maka korban harus dibawa ke puskesmas terdekat agar mendapat suntikan vaksin anti rabies sesuai dengan ketentuan. Ketentuan ini juga wajib.

Sebelumnya, Kades Mata Wae, Marten Don mengatakan, di tingkat desa apa yang menjadi poin imbauan telah disampaikan ke masyarakat.

Permintaannya, masyarakat waspada dan jika memiliki HPR agar diikat dan dikandangkan.

“Kita juga sudah tegaskan, yakni HPR harus siap divaksinasi. Untuk yang tergigit, wajib lapor dan harus divaksin sesuai dengan aturan,” katanya. *

Pernulis: Christo Lawudin / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Dekatkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat, Astra Dukung Integrasi Layanan Primer di Desa Tebuk dan Bloro
Launching Program Implementasi Integrasi Layanan Primer di Desa Sejahtera Astra untuk Desa Tebuk dan Bloro di Sikka
Kadis Nakertrans Sikka Lepas Dua Calon PMI Rekrutan PT.Esdema Mandiri Tekankan Pentingnya Jalur Prosedural
Harga Beras di Manggarai Barat Stabil, Harga Kacang-Kacangan Naik
Sepekan Operasi Patuh Turangga, Lantas Polres Ende Jaring Puluhan Pengendara Tidak Pakai Helm
Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WITA

Dekatkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat, Astra Dukung Integrasi Layanan Primer di Desa Tebuk dan Bloro

Senin, 2 November 2026 - 20:32 WITA

Launching Program Implementasi Integrasi Layanan Primer di Desa Sejahtera Astra untuk Desa Tebuk dan Bloro di Sikka

Senin, 2 November 2026 - 19:41 WITA

Kadis Nakertrans Sikka Lepas Dua Calon PMI Rekrutan PT.Esdema Mandiri Tekankan Pentingnya Jalur Prosedural

Senin, 2 November 2026 - 19:21 WITA

Harga Beras di Manggarai Barat Stabil, Harga Kacang-Kacangan Naik

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Berita Terbaru