Gaji Belum Dibayar, Petugas Kebersihan di Ende Kembali Bersih Pasar, Ada Apa Ya? - FloresPos Net

Gaji Belum Dibayar, Petugas Kebersihan di Ende Kembali Bersih Pasar, Ada Apa Ya?

- Jurnalis

Rabu, 7 Juni 2023 - 17:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ende, NTT, tetap menuntut pemerintah membayar gaji setelah bekerja sejak Januari- Mei 2023.

Aksi protes tersebut berdampak pada demo di Kantor DLH Ende dan mogok kerja kurang lebih dua minggu. Terkini mereka mengadukan masalah ini ke DPRD Ende pada Selasa (6/6/2023).

Sehari setelah mengadukan masalah tunggakan gaji ke DPRD, petugas kebersihan malah kembali bekerja. Tepatnya pada Rabu (7/6/2023) sore mereka turun ke pasar Mbongawani membersihkan sampah dan mengangkut sampah yang sudah menumpuk di pasar yang terletak di jantung Kota Ende.

Beberapa petugas kebersihan yang ditanyai Florespos.net mengaku ikut membersihkan pasar karena ada pemberitahuan dari Kantor DLH.

Ada yang mengatakan aksi ini adalah kontribusi mereka sambil menunggu kebijakan pembayaran tunggakan gaji dan pengalihan status dari tenaga honor di DLH Ende ke tenaga outsourcing. Ada juga mengaku prihatin dengan Kota Ende yang kotor dan kondisi ini terjadi karena aksi mogok yang dilakukan oleh mereka.

Baca Juga :  Guru di Ende Harus Gotong Sepeda Motor Lewati Banjir Demi Anak Didiknya

“Ini kontribusi kami dan kami bertanggungjawab terhadap kebersihan kota dan fasilitas umum,” kata Ridho, salah seorang petugas kebersihan via telepon kepada Florespos.net, Rabu (7/6/2023) sore.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ende dihubungi Florespos.net mengatakan bahwa kerja bakti bersih pasar tersebut melibatkan petugas kebersihan dan mahasiswa STPM St Ursula.

“Aksi dilakukan oleh petugas kebersihan dan mahasiswa semester IV STPM St Ursula Ende,” katanya.

Lebih jauh Plt Kadis Lingkungan Hidup mengatakan bahwa petugas kebersihan yang turun ke pasar itu atas koordinasi di internal mereka setelah aksi demo di DPRD Ende. Mereka prihatin dengan kota yang kotor dan itu menjadi bagian dari tanggungjawabnya.

Penelusuran Florespos.net, terkait hal ini salah satu alasan yang menggerakkan tenaga kebersihan kembali bekerja yang dimulai dengan membersihkan pasar karena ada imbauan tegas dari pemerintah.

Jika tidak kembali bekerja dan melamar ke PT Eli Viktory Jaya sebagai pihak ketiga yang mengelola tenaga outsourcing di DLH maka akan diberhentikan dari petugas atau tenaga kebersihan.

Baca Juga :  Kepala Bapenda Ende Tegaskan Tidak Naikan PBB, Tetap Berlaku NJOP Lama

Selain itu pemerintah daerah juga menyanggupi akan membayar tunggakan gaji lima bulan sesuai dengan regulasi terkait sambil menunggu perubahan APBD 2023.

Pihak Dinas LH diminta untuk menghitung besaran tunggakan gaji 70 orang tenaga kerja untuk lima bulan.

Pihak PT  EVJ dibantu oleh DLH dan Dinas Transnaker diminta untuk menghubungi Tenaga Jasa Kebersihan (70 orang) supaya pada Rabu, 7 Juni mulai bekerja pada lokasi – lokasi lama.

Bagi Tenaga Jasa Kebersihan yang menolak untuk mulai bekerja mulai Rabu (7/6/2023), maka mereka tidak dituntut tetap melakukan pekerjaan dan silahkan tetap memperjuangkan nasib kekurangan saja selama 5 bulan.

Bila sampai dengan hari Sabtu, 10 Juni 2023 masih ada tenaga kerja yang tidak mau bekerja maka pihak ketiga silahkan mencari tenaga kerja baru sesuai dengan mekanisme peraturan outsourcing.

Pihak PT EVJ diminta mempercepat proses pengurusan kontrak antara Pihak PT EVJ dan Tenaga Kerja.*

Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Satu Rumah di Nagekeo Ludes Terbakar, Satu Korban Meninggal
Stikes Nusantara Kupang Buka SPMB TA 2026/2027, Almendho: Kami Satu-satunya Prodi S1 Gizi Terakreditasi
Kepala BPN Nagekeo Pastikan Lahan Clear, Sekolah Rakyat di Kelurahan Lape Siap Dibangun
Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Pangan untuk 49.223 KK di Ende
Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani
Kemensos Akan Bangun Jembatan Gantung di Makipaket Mbay 2
Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Tilang One Farm Sukses Bina Anak Muda Bertani Hortikultura
Pemkab dan Kantor Pertanahan Nagekeo Teken MoU, Perkuat Sinergi Program Pertanahan untuk Percepatan Legalisasi Aset
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 10:31 WITA

Satu Rumah di Nagekeo Ludes Terbakar, Satu Korban Meninggal

Sabtu, 18 April 2026 - 19:04 WITA

Stikes Nusantara Kupang Buka SPMB TA 2026/2027, Almendho: Kami Satu-satunya Prodi S1 Gizi Terakreditasi

Sabtu, 18 April 2026 - 18:55 WITA

Kepala BPN Nagekeo Pastikan Lahan Clear, Sekolah Rakyat di Kelurahan Lape Siap Dibangun

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WITA

Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Pangan untuk 49.223 KK di Ende

Sabtu, 18 April 2026 - 12:18 WITA

Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Satu Rumah di Nagekeo Ludes Terbakar, Satu Korban Meninggal

Minggu, 19 Apr 2026 - 10:31 WITA

Nusa Bunga

Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Pangan untuk 49.223 KK di Ende

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:52 WITA