Nuansa Budaya Flotim dan Pesan Penjabat Bupati Lepas 408 Sarjana Baru Uniflor ke Masyarakat - FloresPos Net

Nuansa Budaya Flotim dan Pesan Penjabat Bupati Lepas 408 Sarjana Baru Uniflor ke Masyarakat

- Jurnalis

Sabtu, 3 Juni 2023 - 21:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Lembaga pendidikan tinggi Universitas Flores (Uniflor), Kabupaten Ende, NTT, kembali melepas 408 sarjana baru. Acara pelepasan ini melalui prosesi wisuda di Auditorium H.J Gadi Djou, Sabtu (3/6/2023).

Prosesi wisuda kali ini sangat kental bernuansa etnis Lamaholot, khas Kabupaten Flores  Timur.

Wisudawan, senat dan tamu kehormatan disambut dengan sapaan adat Flores Timur dan diarak masuk dengan tarian adat. Tarian ini dibawakan oleh Himpunan Mahasiswa Lamaholot (Himalaya).

Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Aleksander Rihi hadir sebagai tamu kehormatan dan membawakan sambutan.

Doris Rihi mengatakan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Flores Timur menyampaikan terima kasih kepada Universitas Flores telah mengemas acara ini dengan budaya Lamaholot Flores  Timur.

Hal ini menjadi kebanggaan kebanggaan pemerintah dan masyarakat karena budaya Lamaholot Flores Timur mendapat tempat di kampus Universitas Flores.

Pada momen ini Doris Rihi juga memberikan gambaran singkat terkait budaya Lamaholot Flores Timur. Salah satu legenda yang masih dijaga dan dilestarikan oleh orang Flores Timur adalah kisah Tonu Wujo atau Dewi Padi.

Orang Flores Timur percaya padi itu adalah penjelmaan dari Tonu Wujo. Untuk menghormati Tonu Wujo maka orang Flores Timur tetap melaksanakan ritual atau seremoni saat musim tanam dan sesudah musim tanam.

Baca Juga :  Bedah Buku Merefleksi Diri Menatap Masa Depan, Aktor Kasih dan Pentingnya Pendidikan Karakter

Pola pertanian di Flores Timur sebagian besar masih tradisional dan berpatokan pada gejala alam. Orang Flores Timur juga masih menjaga alam dan meperlakukan secara bijak karena alam yang memberikan kehidupan.

Terkait momentum wisuda, kata Doris Rihi, Universitas Flores adalah kampus mediator budaya. Pemkab Flores Timur mendukung visi misi kampus ini agar melahirkan sarjana yang tangguh dan berkarakter.

Di tengah arus globalisasi yang kian pesat seorang sarjana harus menjadi jembatan antara budaya lokal  atau tradisional dan budaya modern yang masuk dalam masyarakat.

“Jadikan dirimu sebagai jembatan yang kuat untuk budaya tradisional dan budaya modern. Jadilah pencerah di tengah masyarakat dan jaga karaktermu sebagai mediator budaya,” kata Doris Rohi.

Doris Rihi juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan dan Universitas Flores yang telah membimbing 80 mahasiswa  dari Flores Timur yang kini telah meraih gelar sarjana.

“Hari ini dari 408 wisudawan ada 80 orang wisudawan dari Flores Timur. Kami bangga dan menyampaikan terima kasih kepada Yapertif dan Universitas Flores yang telah membimbing mereka hingga hari ini diwisudah jadi sarjana,” katanya.

Baca Juga :  Ende Sudah Meletakkan Standar Tinggi di ETMC, Namun Ada Catatan yang Mesti Diperhatikan

Rektor Universitas Flores, Dr Simon Sira Padji mengatakan kepada 408 sarjana baru bahwa acara wisuda itu merupakan batas antara dunia akademik dan dunia nyata. Gelar sarjana ini akan menjadi beban yang mesti dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Atas nama lembaga saya ucapkan profisiat. Ingat pencapaian hari ini adalaha batas antara dunia akademik dan dunia nyata di masyarakat. Jadilah sarjana yang berkarakter budaya di tengah masyarakat,” katanya.

Rektor juga mengatakan wisuda dengan budaya daerah Kabupaten Flores Timur bertujuan agar mendekatkan kampus dengan Kabupaten Flores Timur.

Kampus Universitas Flores adalah kampus terbuka yang menerima mahasiswa dari semua  budaya dan latar belakang.

Pada wisuda periode ini orasi ilmiah dibawakan oleh dosen dari luar negeri yaitu Prof. Dr. Seema M. Parihar, Doktor Geographi Dheli University India.

Hadir pula pada acara wisuda Kepala Bagian Umum LLDIKTI XV Wilayah Provinsi NTT, Abdurahaman Abdullah.*

Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Staf BKN Temui Isteri Almarhum Alfonsius Korban Penembakan KKB di Papua
Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar
Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?
Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Pengadaan Kapal Fiber Glass 5 GT ke Jaksa
Jokowi Besok Berkunjung ke Palue
Menindaklanjuti Pengaduan, Penyelidik Polres Sikka Memeriksa Mayella sebagai Saksi
Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi
Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:54 WITA

Staf BKN Temui Isteri Almarhum Alfonsius Korban Penembakan KKB di Papua

Selasa, 15 September 2026 - 19:47 WITA

Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:26 WITA

Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?

Selasa, 15 September 2026 - 17:06 WITA

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Pengadaan Kapal Fiber Glass 5 GT ke Jaksa

Selasa, 15 September 2026 - 13:26 WITA

Jokowi Besok Berkunjung ke Palue

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:47 WITA

Nusa Bunga

Jokowi Besok Berkunjung ke Palue

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:26 WITA