Kerupuk Singkong Buatan Siswa Diuji Para Guru SMPN 4 Langke Rembong - FloresPos Net

Kerupuk Singkong Buatan Siswa Diuji Para Guru SMPN 4 Langke Rembong

- Jurnalis

Jumat, 12 Mei 2023 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Para siswa kelas tiga SMPN 4 Langke Rembong, Manggarai, NTT, juga diuji ketrampilannya dalam menghasilkan produk lokal berupa kerupuk dari ubi kayu.

Dari proses pembuatan produk hingga promosi ditampilkan di hadapan para guru penguji dalam rangkaian ujian akhir sekolah itu  tahun ini.

Menurut guru mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS), Damianus Labur yang dihubungi wartawan, Jumat (12/5/2023), tema yang diusung pada ujian keterampilan mata pelajaran IPS dalam ujian sekolah tahun pelajaran 2022/2023 adalah mengembangkan ekonomi kreatif sesuai dengan potensi wilayah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Riilnya, para siswa dilatih  untuk membuat krupuk dari ubi  kayu dengan aneka cita rasa,”ujar guru Damianus yang didampingi guru lainnya Apolonia Larasati Rotok, Posma Sihombing  dan guru Emiliana Tibu.

Dikatakan, yang dinilai tidak saja produk kerupuknya. Tetapi, proses atau langkah-langkah pembuatan. Lalu, produk yang diadakan dipromosikan ke publik.

Baca Juga :  PLN Nusra Fasilitasi Latih Guru Manggarai dan Nagekeo Konversi Energi Motor dari Minyak ke Listrik

Proses pembuatan produk, promosi, dan penjualan dibuat dalam bentuk video. Semua dibuat siswa sendiri sehingga bisa memahami semua proses secara lengkap.

Nilai apa yang diharapkan bisa didapat, demikian guru Damianus, para siswa dilatih  membangun rasa ingin tahu dan kemampuan untuk mengembangkan ekonomi kreatif dalam konsep kuliner tradisional yang bernilai pasar.

Nilai yang diajarkan adalah kreativitas (cita rasa, kemasan produk, kebersihan produk, penyiapan alat dan bahan), bahasa promosi (kreatif dalam mempromosikan produk, cara menampilkan roduk, dan bahasa produk);

Lalu, penguasaan peralatan teknologi meliputi kualitas video (gambar jelas, audio jelas, permasalahan yang ditampilkan sesuai dengan tema dan penyajian menarik).

Sedangkan Kaseknya Wens Resman, mengatakan,  para siswa juga telah tampil di  hadapan penguji untuk mata pelajaran bahasa Inggris. Apa yang dibawakan telah ditentukan dan disiapkan selama ini bersama para guru seperti Antonius Paulo Riberu, Emirensiana Serli Lehot, Lucia Kurnia Retnaningrum,dan KlaudiaTriani.

Baca Juga :  Soal Cabut Tarif Baru Pemanduan di TN Komodo, PD Flobamora Dinilai Kangkangi Surat Kementerian LHK RI

“Siswa mempresentasikan secara lisan dalam bahasa Inggris tentang prosedur pembuatan makanan dan minuman dalam bentuk video. Yang dinilai adalah keterampilan berbicara (speaking skills), seperti pengucapan, intonasi, dan  lafal yang tepat sesuai dengan struktur kebahasaan,” katanya.

Lalu, untuk mata pelajaran pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Materi uji keterampilan, yakni drama tentang sikap bela negara kekinian pada bidang pendidikan dan kesehatan dalam bentuk drama. Para siswa dinilai guru Efridus Nantas dan Agustinus Warsan.

Dan, untuk mata pelajaran seni, budaya, dan keterampilan (SBK) kompetensi dasar yang diuji adalah keterampilan membuat karya seni grafis dari berbagai bahan dan teknik dengan materi berkarya seni grafis teknik cetak saring. Guru pengujinya, yakni Hildegardis Marlisa Ndaeng, Febriansyah,dan Marsianus Adiatman Pagung. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’
Komisi 1 DPRD Ende Berharap Gabriel Dala Mampu Membangun Kolaborasi yang Baik antara Legislatif dan Eksekutif
Ini Yang Dilakukan Gabriel Dala Setelah Dilantik jadi Sekda Ende Definitif
AMAN Flores Tengah Harap Pemerintah Selesaikan Hutan Produksi Nuabosi Pasca Pengesahan UU Reforma Agraria
Sukses di Kanada,  Johni Doy Berikan Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu di Bajawa dan Boawae
Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’
Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat
Besok Gabriel Dala Dilantik jadi Sekda Ende Definitif, Bupati: Dia Sudah Tahu Tugasnya
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:53 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Berharap Gabriel Dala Mampu Membangun Kolaborasi yang Baik antara Legislatif dan Eksekutif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Ini Yang Dilakukan Gabriel Dala Setelah Dilantik jadi Sekda Ende Definitif

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:48 WITA

Sukses di Kanada,  Johni Doy Berikan Beasiswa bagi Siswa Kurang Mampu di Bajawa dan Boawae

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’

Berita Terbaru