SMAK Syuradikara Kembali Kirim Dua Lulusan Ke Nanzan University Jepang, - FloresPos Net

SMAK Syuradikara Kembali Kirim Dua Lulusan Ke Nanzan University Jepang,

- Jurnalis

Kamis, 11 Mei 2023 - 14:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Lembaga pendidikan SMAK Syuradikara Ende, di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengirimkan dua lulusan untuk mengenyam pendidikan tinggi di Nanzan University- Jepang.

Tahun ini adalah angkatan ke- 8 yang dikirim oleh lembaga pendidikan milik kongregasi SVD.

Dua lulusan atau siswi yang dikirim itu adalah Eva Maria Simatupang dari Jurusan Bahasa dan Ashwel Vanesa Laiskodath dari Jurusan MIPA. Keduanya sudah diterima di Nanzan University Nagoya-Jepang.

Keduanya diterima melalui proses seleksi yang sangat lama dan dinyatakan sudah memenuhi persyaratan akademis dan non akademis. Sebelum ke Jepang, keduanya akan mendalami bahasa Jepang di sekolah dan Bali.

Keduanya akan mengambil Program Studi Kebijakan Publik selama 4 tahun atau sampai selesai jenjang S1 melalui Program Schollarship.

Selain program Scholarship dari Nanzan University, mereka juga bisa diberi kesempatan untuk ikut seleksi besiswa dari pemerintah Jepang.

Eva Maria Simatupang ditemui di sekolah, Kamis (11/5/2023) mengatakan dirinya sudah ditunjuk sekolah sejak duduk di kelas X. Sejak itu ia mulai mempersiapkan diri seperti belajar bahasa Jepang dan budaya dari seniornya.

“Sejak saat itu saya mulai belajar bahasa Jepang dan tanya -tanya tentang situasi dari senior yang ada di sana,” katanya.

Eva Simatupang mengakui, ini adalah impiannya untuk mendapatkan beasiswa studi di luar negeri karena sekolah konsisten mengirimkan siswa setiap tahun.

Baca Juga :  Soal Hutan Produksi, Yosef: Itu Mesti Politisi Kalau Akademisi Hanya Angan-angan

“Ini mimpi kami  dan saya terus belajar untuk mendapatkan. Saya dipilih dan saya akan memberikan yang terbaik kepada almamater atas kepercayaan ini,” katanya.

Ashwel Vanesa mengaku kaget saat ditunjuk ke Jepang. Ia sempat ragu menerima tawaran ini. Berkat dukungan dari orangtua, guru, teman- teman dan seniornya, Ashwel akhirnya menerima peluang ini.

Ashwel percaya, sekolah menunjuk dirinya karena sekolah melihat kemampuannya. Ashwel berjanji akan selesai tepat waktu dan menjawab kepercayaan dari sekolah.

“Kami tidak akan pulang sebelum selesai. Jika ada peluang kami akan bekerja di sana,” katanya.

Keduanya bangga karena terpilih dari tiga ratus lebih siswa angkatannya. Menurut keduanya ini adalah peluang sekaligus tantangan yang mesti dihadapi untuk menggapai cita – cita.

Kepala SMAK Syuradikara, P. Stefanus Sabon Aran, SVD mengatakan sekolah terus mengirim siswa studi di Jepang karena atas permintaan Nanzan University. Selain itu karena prestasi yang ditunjukan angkatan sebelumnya.

“Kami kirim studi lanjut ke Jepang atas permintaan kampus  karena prestasi yang diperoleh. Juga kebutuhan dan minat siswa untuk  lanjut studi di luar negeri. Siswa yg memiliki kemampuan diberi kesempatan untuk studi di luar negeri,” kata Pater Stef.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Ende Surati Fraksi Masukkan Nama Anggota ke Panitia Angket, PDIP Tolak

Sekolah selalu dan terus memfasilitasi untuk peningkatan sumber daya manusia tidak  hanya kuliah di dalam negeri tapi juga di luar negeri.

Aloysia Naga Dapat Beasiswa Pemerintah Jepang 

Pater Stef mengatakan, salah satu siswa yang dikirim oleh SMAK Syuradikara dua tahun lalu, Aloysia Naga berhasil lolos dalam seleksi tersebut.

Seluruh biaya kuliah di Nanzan University ditanggung oleh Pemerintah Jepang. Diharapkan, Eva dan Ashwel bisa mengambil kesempatan ini selain program beasiswa dari Nanzan University.

Ada 3 program studi yang ditawarkan oleh Nanzan University dalam program beasiswa ini yaitu program studi kebijakan publik, kebijakan internasional dan kebijakan lingkungan.

Kedua siswa bebas memilih sesuai dengan minatnya. Rencananya Eva dan Ashwel akan berangkat ke Jepang akhir Agustus untuk memulai studinya.

Diharapkan, keduanya bisa menyelesaikan studi tepat waktu 4 tahun dan menunjukan prestasi yang baik. Ke 14 siswa yang sudah dikirim beberapa tahun sebelumnya menunjukan prestasi yang baik dan menyelesaikan studi tepat waktu.

Beberapa di antaranya melanjutkan studi S2 di Universitas Nagoya. Yang lain memilih untuk kerja di Jepang karena Program Studi Kebijakan Publik sangat dibutuhkan di Jepang.*

Penulis: Willy  Aran / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Bangunan di Biara Kongregasi SMI Habi Alami Keretakan Akibat Gempa Flores
Sambangi Posko IKAL Lemhannas RI Peduli di Ngada, Brigjen Agus Setiawan Pastikan Bantuan Tersalurkan Secara Cepat, Tepat dan Merata
Yayasan Ichlas Bhakti Surabaya Salurkan Bantuan Bagi Biara SMI di Desa Habi
Carmenita Rosalia Lamba, Putri Pariwisata Indonesia 2026 Pulang ke Kampung Halaman
Nakes Puskesmas Weleng dan BKK Kelas I Kupang Sasar 1.300 Penyintas Gempa di Pedalaman Terpencil Manggarai Timur
Carmenita Lamba Angkat Pariwisata NTT ke Panggung Nasional
Kunjungan Yapersukma Pusat Ruteng dan Tim Healing Hadirkan Sukacita di SDK Wudi Kecamatan Cibal
Pasca Gempa Flores, SDK Reo 3 Gelar Rapat Dengar Pendapat dengan Orang Tua Murid Di Bawah Tenda Tanggap Darurat
Berita ini 198 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WITA

Bangunan di Biara Kongregasi SMI Habi Alami Keretakan Akibat Gempa Flores

Jumat, 4 September 2026 - 20:08 WITA

Sambangi Posko IKAL Lemhannas RI Peduli di Ngada, Brigjen Agus Setiawan Pastikan Bantuan Tersalurkan Secara Cepat, Tepat dan Merata

Jumat, 4 September 2026 - 19:42 WITA

Yayasan Ichlas Bhakti Surabaya Salurkan Bantuan Bagi Biara SMI di Desa Habi

Jumat, 4 September 2026 - 18:09 WITA

Carmenita Rosalia Lamba, Putri Pariwisata Indonesia 2026 Pulang ke Kampung Halaman

Jumat, 4 September 2026 - 17:31 WITA

Nakes Puskesmas Weleng dan BKK Kelas I Kupang Sasar 1.300 Penyintas Gempa di Pedalaman Terpencil Manggarai Timur

Berita Terbaru