LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Hari Buruh Internasional atau May Day diperingati pada 1 Mei setiap tahunnya, dan di Indonesia masuk dalam kalender libur nasional alias tanggal merah.
Namun pegawai pada lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggari Barat (Mabar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), khusus di Labuan Bajo, May Day 2023 justru tiada libur/fakultatif.
Konon kabarnya, pegawai lingkup Pemkab Mabar memilih kebijakan tidak menjalani liburan pada May Day 2023. Mereka melakukan kegiatan pembersihan lingkungan kantor masing-masing di Labuan Bajo serta lain-lain.
Diinformasikan, Pemkab Mabar memutuskan tetap kerja bersih- bersih pada 1 Mei 2023 dalam rangka menyosong KTT ASEAN ke 42 Tahun 2023, karena Labuan Bajo ditunjuk oleh Pemerintah Pusat (Pempus) sebagai tempat pelaksanaan KTT dimaksud.
Even internasional tingkat Asia Tenggara yng juga disebut ASEAN Summit itu dijadwalkan digelar di ibu kota Mabar, Labuan Bajo, yakni 9-11 Mei 2023.
Gabriel Bagung, Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan dan Perindusterian (Perindag) Mabar membenarkan Mey Dei 2023 pada 1 Mei pegawai di lingkup Pemkab Mabar tanpa libur walau tanggal merah, libur nasional.
Kata mantan Camat Kuwus Mabar tersebut, hal itu adalah kebijakan Pemkab Mabar terkait persiapan penyambutan KTT ASEAN sekitar pekan kedua Mei 2023 di Labuan Bajo.
Menjawab Florespos.Net melalu telepon, Senin (1/5/2023), Kadis Bagung ungkapkan, kegiatan Mei Day 2023 di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Mabar di antaranya pemasangan umbul-umbul dan spanduk-spanduk, pembersihan lingkungan kantor masing-masing serta lain-lain.
“Ini semua dalam rangka sambut dan sukses KTT ASEAN dua ribu dua puluh tiga di daerah kita ini. Luar biasa,” ucap Kadis Bagung.
Secara terpisah Maria Eltris Babur, Kadis Penanaman Modal Dan Pelayanan Satu Pintu Mabar, juga senada dengan Kadis Bagung.
Bupati Mabar Edistasius Endi, Wakil Bupati Yulianus Weng, dan Sekretaris Daerah Fransiskus Sales Sodo, ketika dihubungi media ini per telepon, gagal mendapat jawaban. *
Penulis: Andre Durung/Editor:Anton Harus










