Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-59, Warga Binaan Rutan Bajawa Jual Hasil Kerajinan - FloresPos Net

Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-59, Warga Binaan Rutan Bajawa Jual Hasil Kerajinan 

- Jurnalis

Senin, 1 Mei 2023 - 14:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, fLORESPOS.net – Warga Binaan pada Rumah Tahanan ( Rutan ) Bajawa memamerkan hasil kerajinan sekaligus menjual sejumlah kerajinan mereka, Sabtu (29/4/2023).

Kegiatan tersebut dilakukan sekaligus memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 59 yang jatuh pada 27 April 2023 lalu.

Kegiatan pameran hasil kerajinan para Napi dan penjualan dilakukan di Kompleks Rutan Bajawa yang dihadiri oleh Pimpinan Rutan Kelas II  B Bajawa, Mustawan, sejumlah warga binaan, tokoh masyarakat, Anna Maryati sebagai koordinator Yayasan pondok Kasih di Kabupaten Ngada yang menjadi sponsor kegiatan, Gembala GBI Rock Bajawa Pdt. Reinhard Marthen, S.Th., M.Pd.K juga para Sipir dan Pegawai Rutan Bajawa.

Kepala Rutan Kelas II B Bajawa, Mustawan kepada Florespos.net  mengatakan tema Hari Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2023 ini adalah “Transformasi Pemasyarakatan Semakin Pasti Menuju Indonesia Maju”. Semua lembaga Pemasyarakatan terus melakukan inovasi sejalan dengan undang-undang yang berlaku.

Selain itu pula dimaksudkan adanya transformasi  bagaimana merubah paradigma dari undang-undang lama ke undang-undang baru.

Baca Juga :  Media Gathering, Bawaslu Ngada dan Wartawan Bicara Tentang Politik Uang

Undang-undang Pemasyarakatan Nomor 22 Tahun 2022 dimana jajaran Lembaga Pemasyarakatan untuk terus melakukan pembinaan bagi warga binaan terutama dalam melatih berbagai keterampilan sesuai dengan bakatnya.

Saat ini yang telah dihasilkan adalah dari kerajinan bambu dan kertas bekas karya warga binaan.

Saat ini ada tujuh orang yang sudah terampil dalam membuat kerajinan dari bambu dan terus dilakukan regenerasi bagi warga binaan lainnya yang ada dalam Rutan Bajawa.

Tujuan kegiatan ini adalah produk yang dihasilkan dapat dijual untuk masyarakat dan saat ini telah disiapkan tempat penjualan di depan Rutan Bajawa.

“Mereka dibimbing dalam Rutan namun hasilnya di pasarkan di tempat yang telah tersedia di luar,” ungkapnya.

Mustawan juga mengatakan hasil keterampilan  para warga binaan Rutan Bajawa akan dijual pada setiap harinya di jam kerja sehingga masyarakat dan pengunjung maka binaan dapat membelinya.

Pada kesempatan yang sama tokoh masyarakat yang hadir pada kesempatan tersebut Yosep Dhosa mengatakan, kegiatan perdana penjualan hasil kerajinan warga binaan Rutan Bajawa patut diberi apresiasi bertepatan dengan Hari Bakti Pemasyarakatan ke 59.

Baca Juga :  Mencari Keadilan, Peserta Seleksi PPPK di Sikka Bersurat ke Ombudsman

Pensiunan pegawai Rutan Bajawa ini mengatakan, tempaan tangan kepala Rutan Bajawa dan stafnya yang telah melakukan pembinaan dan pendidikan keterampilan sungguh membuahkan hasil.

Sebagai tokoh masyarakat dirinya berharap agar ketika nantinya para Narapidana tersebut telah bebas mereka telah memperoleh bekal untuk kehidupan selanjutnya di tengah masyarakat terutama kehidupan ekonomi mereka.

Diusulkan juga agar ke depannya ada Brand dari hasil kerajinan tersebut dan pihaknya juga memberikan apresiasi karena Rutan Bajawa bekerja sama dengan Yayasan Pondok Kasih dalam meningkatkan keterampilan warga binaan.

Pantauan Florespos.net pada penjualan hari pertama bagi keluarga-keluarga yang membawa serta anak mereka dan berbelanja hasil kerajinan warga binaan Rutan Bajawa oleh Yayasan Pondok Kasih diberikan sejumlah hadiah door prize. *

Penulis: Wim de Rozari/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua
Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara
BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT
Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WITA

Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 20:34 WITA

Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka

Sabtu, 12 September 2026 - 20:29 WITA

Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 13:49 WITA

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende

Sabtu, 12 September 2026 - 12:24 WITA

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Berita Terbaru