Bupati Sikka Serahkan Santunan Kematian kepada 8 Ahli Waris Anggota BPJS Ketenagakerjaan - FloresPos Net

Bupati Sikka Serahkan Santunan Kematian kepada 8 Ahli Waris Anggota BPJS Ketenagakerjaan

- Jurnalis

Senin, 26 Juni 2023 - 14:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Buparti Kabupaten Sikka Fransiskus Roberto Diogo menyerahkan santunan kematian kepada 8 ahliwaris anggota BPJS Ketenagakerjaan yang berlangsung dalam Apel Mingguan di Lapangan Kantor Bupati Sikka Jalan El Tari Maumere, Senin (26/6/2023).

Nilai yang diterima para ahliwaris berkisar antara Rp 42 juta hingga Rp 131 juta.

Adapun para ahliwaris yang menerima santunan ini yakni Nyonya  Carolina Conchita menerima santunan kematian suaminya bernama Egidius Kami Ghoma senilai Rp131.629.840 dengan rincian santunan JKM Rp 42 juta, santunan Jaminam Hari Tua/JHT Rp16 juta lebih, santuanan JP Rp383.400, dan santunan beasiswa Rp 73 juta.

Dan ahliwaris asal Bola yang menerima santunan senilai Rp 119.063.430 untuk kematian anggota BPJS Ketenagakerjaan atas nama Paschalis Berthin dengan rincian Rp santunan JKM Rp42 juta, santunan JHT Rp 13 juta, santunan JP Rp383.400, dan santunan beasiswa Rp 63 juta.

Sementara 6 ahli waris lainnya masing-masing menerima Rp42 juta yakni untuk ahliwaris Marianus Oni Vian, Sirilus Nong Yance, Petrus Emanuel Berekmans, Kristianus Afildus Amiron, Robi Tornando, dan Maria Melda Ende.

Penyerahan bantuan disaksikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT Christian Natanael Sianturi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka, Juwenly Soselisa, Sekda Kabupaten Sikka Adrianus F. Parera, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sikka, Valerianus Samador, dan Kepala Bidang Pengawasa Ketenagakerjaan pada Dinas Nakertrans Sikka, Ibu Welibrorda Dua Bura.

Baca Juga :  Upaya Konservasi Elang Flores di Bentang Alam Mbeliling

Bupati Kabupaten Sikka Fransiskus Roberto Diogo dalam sambutannya antara lain menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Provinsi dan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka yang telah membayar santunan jaminan kematian, jaminan hari tua, JP, dan beasiswa kepada ahlwaris anggota BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya menyampaiakan terima kasih kepada jajaran BPJS Ketenagakerjaan,” kata Bupati.

Bupati meminta elemen warga Sikka apa pun profesinya untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan sehingga dapat memberikan perlindungan kepada tenaga kerja yang ada, apa pun profesinya.

“Saya mengajak elemen warga untuk masuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan,” pinta Bupati.

Ucapan terima kasih juga disampaipan para ahliwaris penerima santunan.

“Saya mewakili ahliwaris menyampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT dan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka atas kepedulian terhadap kami ahliwaris dengan memberikan santunan,” kata salah seorang ahliwaris.

Baca Juga :  Ketika Suster Eustochia, SSpS Gemakan Wasiat Karya Kemanusiaan Tidak Boleh Mati

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT Christian Natanael Sianturi didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka, Juwenly Soselisa kepada wartawan antara lain mengemukakan kehadirannya bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka mendampingi Bupati Sikka saat penyerahan santunan kematian kepada para ahliwaris sebagai salah satu bukti bahwa BPJS Ketenagakerjaan memberikan bukti perlindungan sesungguhnya, dan tidak omong kosong.

“BPJS Ketenagakerjaan memberikan bukti, dan tidak  omong kosong. Kami memastikan bahwa pemerinatah sudah menyiapkan jaminan sosial untukmemberikan perlindungan kepada para pekerja,” kata Christian.

Christian meminta elemen warga, baik PNS, swasta, atau profesi apa pun, termasuk jurnalis, petani, peternak, ojek,pengiris moke, dan profesi lainnya untuk masuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.

“Ayo, mari kita semua masuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang sangat murah hanya Rp16.888 per bulan. Iuran yang jauh lebih murah bila dibandingkan harga sebungkus rokok, tapi manfaatnya sangat besar yakni memberikan jaminan sosial dan perlindungan kepada para pekerja. Ayolah, kita bergabung karena manfaatnya luar biasa,” kata Christian. *

Penulis: Wall Abulat/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Berita Terbaru