ENDE, FLORESPOS.net – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) yang ke-99, Dewan Pengurus Daerah (DPD) WKRI Keuskupan Agung Ende (KAE) melaksanakan berbagai kegiatan sejak awal Juni 2024 lalu.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh DPD WKRI Keuskupan Agung Ende adalah jalan sehat bersama pada Sabtu (24/6/2023) pagi.
Jalan sehat bersama yang diakhiri dengan senam sehat dan pembagian door prize ini melibatkan organisasi perempuan di lintas agama dan lintas profesi di Kabupaten Ende. Organisasi perempuan lintas agama yang terlibat pada kegiatan jalan sehat ini dari GMIT Ende, Muslimat NU Kabupaten Ende dan WHDI Ende.
Selain perempuan lintas agama, jalan sehat bersama WKRI Ende juga diikuti oleh perempuan lintas profesi diantara IBI Ende, Polwan Polres Ende, mahasiswi Universitas Flores Ende dan profesi lainnya.
Ketua presidium DPD WKRI Keuskupan Agung Ende, Paulina Pede mengatakan bahwa kegiatan ini melibatkan organisasi perempuan lintas agama untuk memperkuat kebersamaan dan toleransi di Ende sebagai kota rahim pancasila.
Dikatakannya bahwa DPD WKRI KAE telah melaksanakan berbagai kegiatan sejak awal bulan diantaranya kunjungan ke paniti asuhan Alma Ende, penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan pencegahan kanker serviks dan payudara kerja sama dengan IBI Ende.
WKRI Ende juga melaksanakan bakti sosial membersihkan pantai Bita bersama wanita GMIT Ende dan pemerintah Kabupaten Ende.
Hari Ulang Tahun (HUT) WKRI DPD KAE akan berpuncak dengan perayaan ekaristi pada Senin (26/6/2023) di Taman Doa Kerahiman, Kevikepan Ende di jalan Nangka.
Paulina mengatakan di HUT yang ke -99 tersebut DPD WKRI Keuskupan Agung Ende akan terus melakukan konsolidasi pembentukan pengurus cabang di paroki- paroki di Keuskupan Agung Ende.
“Saat ini sudah ada beberapa cabang yang sudah terbentuk. Kedepannya kami terus berkordinasi membentuk cabang di paroki lain,” katanya.
Paulina mengatakan WKRI adalah milik bersama terbuka untuk wanita katolik di Keuskupan Agung Ende untuk bergabung dan menjadi anggota.*
Penulis: Willy Aran/Editor:Anton Harus










