SMPK Fransiskus Ruteng Pamer Karya Wirausaha Pengolahan Pangan - FloresPos Net

SMPK Fransiskus Ruteng Pamer Karya Wirausaha Pengolahan Pangan

- Jurnalis

Rabu, 17 Mei 2023 - 19:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Para siswa-siswi kelas VII SMPK St. Fransiskus Ruteng, di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar pameran karya wirausaha siswa-siswi, Rabu (17/5/2023).

Pameran itu merupakan upaya lembaga pendidikan tersebut membumikan program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka.

Pameran karya para siswa-siswi ini berlangsung di Kompleks SMPK St. Fransiskus. Mereka memamerkan hasil pengolahan bahan pangan lokal yang siap jual pada stan-stan yang ada.

Uniknya tidak saja hasil olahan yang dipamerkan, juga bagaimana mengemas, dan proses membuatnya sesuai dengan bahan bakunya seperti kacang-kacangan, pisang, jagung, dan ubi-ubian.

Pameran karya para siswa-siswi itu dibuka Kadis Pendidikan Frans Gero disaksikan Kabid SMP, Thomas da Silva, unsur pengawas SMP, Kaseknya Rm. Ferdy Usman Pr, para guru, dan orang tua siswa.

Baca Juga :  Kebut Kerja, Progres Proyek Jalan Nasional Ruteng-Reo, Manggarai Capai 53 Persen

Kadis Frans Gero didampingi Kasek Rm. Ferdy sempat berkeliling untuk melihat karya para siswa-siswi, mencicipi, hingga membeli beberapa hasil olahan.

Kadis Frans Gero mengatakan, yang diperlihatkan para siswa-siswi adalah bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang memberi ruang kepada guru untuk berkreasi dan berinovasi.

“Dalam konteks ini, guru tidak saja hasilkan anak-anak yang pintar secara akademik, tetapi juga berkarakter, cerdas mental, tahu menghargai dan mencintai budaya serta mencintai Pancasila,” katanya.

Dia mengatakan, ajaran memproduksi pangan lokal untuk dijual itu banyak sisi positifnya. Anak-anak bisa mengenal tanaman pangan lokal yang menjadi sumber hidup masyarakat.

Dengan itu, anak-anak bisa mengenal tanaman pangan lokal di tengah kehidupan dunia serba canggih dan produk makan cepat dan siap saji.

Sedangkan Kasek Rm. Ferdy Usman Pr, mengatakan, dalam implementasi Kurikulum Merdeka ada tiga proyek yang direncanakan dan dilaksanakan beberapa waktu belakangan ini.

Baca Juga :  Prosesi Laut dan Misa Agung Bunda Maria Jadi Pamuncak Festival Golo Koe 

“Proyek pertama tentang budaya. Seni dan budaya telah dipentaskan para siswa, beberapa waktu lalu,” katanya.

Proyek demokrasi juga, katanya telah dilakukan para siswa. Siswa mencari tahu sendiri tentang proses Pilkada dan mempraktikkannya dalam demokrasi Pilkada. Proses itu kemudian dibawah ke pemilihan pengurus OSIS.

Sekarang, proyek kewirausahaan. Anak-anak dilatih berwirausaha menghasilkan produk yang bisa dijual. Produk itu dari bahan pangan lokal yang diolah jadi aneka makanan dan minuman.

Dengan tiga proyek itu, demikian Rm. Ferdy, para siswa-siswi dilatih dan diajarkan agar tidak saja berteori, tetapi juga mempraktikkan. Dalam proyek itu banyak nilai dan ajaran bagi anak-anak agar menjadi pribadi Pancasilais.*

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Berita Terbaru