RUTENG, FLORESPOS.net – Sesuai dengan data terbaru soal pelaksanaan ujian sekolah (US) untuk sekolah menengah pertama (SMP) di Manggarai, NTT, masih banyak sekolah yang menyelenggarakan ujiannya masih berbasis kertas dan pensil.
Malah, sekolah-sekolah itu masih ada yang terletak dalam wilayah Kota Ruteng dan sekitarnya yang nota bene berjaringan dan peralatan teknologi lebih baik dari yang berada di desa-desa.
Kepada wartawan, Selasa (9/5/2023) di sela-sela pemantauan US SD dan SMP di Kecamatan Satar Mese, Kadis Pendidikan Manggarai, Frans Gero melalui Kabidnya Thomas da Silva mengatakan, SMP yang menyelenggarakan ujian yang berbasis kertas dan pensil sejumlah 61 sekolah.
“Dari jumlah itu, masih ada sekolah dalam wilayah Kota Ruteng. Jumlahnya ada 6 sekolah,” ujar Kabid Thomas yang disamping Kasi Vinsen Harjono.
Dikatakan, sekolah yang belum mengadakan US secara online itu adalah sekolah swasta. Yang negeri, semuanya telah memanfaatkan teknologi dengan US berbasis android/online.
Menurutnya, total sekolah yang menyelenggarakan UN di Manggarai sebanyak 85 sekolah. Dari jumlah itu yang US-nya berbasis android sebanyak 24 sekolah baik dalam maupun luar kota.
Ditanya tentang mengapa banyak SMP belum memanfaatkan kemudahan teknologi untuk ujiannya, Kabid Thomas menjelaskan, banyak hal memang yang harus disiapkan secara baik dan benar seperti handphone atau laptop atau komputer;
Lalu, soal signal, listrik, dan kemampuan anak-anak untuk mengoperasikan peralatan teknologi. Semua harus disiapkan secara matang agar tidak menjadi soal nantinya saat pelaksanaan ujian.
Harapannya, demikian Kabid Thomas, tahun depan ada perkembangan yang positif soal pemanfaatan teknologi ujian akhir ini. Sekolah-sekolah yang belum kiranya dipacu agar US-nya tahun depan berbasiskan android. Mengapa sekolah lain bisa, dan lainya tidak?
Ditanya tentang total jumlah siswa yang menjadi peserta US tahun ini, Kasi Vinsen Harjono menjelaskan, sesuai dengan data yang ada sebanyak 7.015 siswa dengan rincian pria, 3.410 orang dan perempuan, 2.605 orang.
“Untuk sementara, data peserta US SMP tahun ini, belum berubah. Kita berharap semua ikut ujian dan lulus,” katanya.
Pelaksaan ujian sendiri dimulai 3 Mei dan berakhir 9 Mei 2023. Selasa (9/5/2023) adalah hari terakhir US untuk SMP. *
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Wentho Eliando










