BMKG Perbaiki Sirene Peringatan Dini Tsunami di Maumere, Ada Apa? - FloresPos Net

BMKG Perbaiki Sirene Peringatan Dini Tsunami di Maumere, Ada Apa?

- Jurnalis

Rabu, 3 Mei 2023 - 11:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Tim Teknis Pusat Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Selasa (2/5/2023) memperbaiki Sistem Sirene Peringatan Dini Tsunami yang berlokasi di dekat Area Gereja Katedral Santo Yosef Maumere, Jalan Mgr. Soegiyopranoto Maumere. Mengapa Tim BMKG memperbaiki alat ini dan membunyikan sirene berkali-kali?

Pihak BMKG melalui  Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG,  A. Musa Julius didampingi Sekretaris BPBD Kabupaten Sikka, Karim kepada Florespos.net di sela-sela perbaikan sistem sirene peringatan dini tsunami, Selasa siang menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan karena peralatan yang ada mengalami kerusakan dalam beberapa bulan terakhir.

“Ini perbaikan sistem biasa. Karena alat yang ada mengalami kerusakan sistem. Semoga dengan perbaikan ini alat peringatan dini tsunami ini dapat difungsikan kembali sebagaimana mestinya,” kata Musa.

Pantauan Florespos.net, tim teknis pusat BMKG di antaranya Abdul Aziz, Yusup, dan Nicholas Siahaan serta  tim teknis BMKG NTT  M. Fahreza Adytya memanjat menara peringatan dini tsunami dan melakukan perbaikan sistem. Selama perbaikan berlangsung, sirene beberapa kali dibunyikan yang jangkauan bunyinya menggema ke seluruh pelosok Kota Maumere.

Baca Juga :  Forum Anak Bahas Empat Isu Besar Terkait Anak, Apa yang Harus Dilakukan

Tampak di lokasi perbaikan hadir Kepala BMKG Maumere, Ota W.J. Thalo dan staf; dan tim BPBD Sikka di antaranya Kanis Tapin, Emanuel Muda, dan Fany Regang.

Sebelum melakukan perbaikan sistem sirene, tim yang ditugasan secara khusus melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas dengan menggunakan mobil dengan imbauan/sosialisasi agar warga tidak panik bila ada bunyi sirene selama proses perbaikan berlangsung.

Pemberitahuan kepada masyarakat luas tak hanya melalui kampanye lewat mobil, tetapi juga melalui sejumlah grup medsos untuk menyebarkan pesan edukasi dan pemberitahaun.

Terkait Sirene Tsunami Maumere sementara kondisi rusak, saat ini tim sementara lakukan perbaikan, waktu perbaikan akan dicoba bunyi, mungkin Bapak Ibu akan mendengar bunyi sirene, jangan panik karena sementara perbaikan. Intinya bunyi sirene hari ini dalam ranga proses perbaikan alat sirene,” demikian isi pesan yang disampaikan melalui media sosial dan sosialisasi keliling dengan menggunakan mobil pada Selasa (2/5/2023).

Baca Juga :  Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Diharapkan Jadi Offtaker Produk di Desa dan Suply Kebutuhan Dapur Gizi

Selama proses perbaikan sistem sirena peringatan din tsunami berlangsung terjadi bunyi sirene berkali-kali. Meskipun pihak BMKG sudah melakukan imbauan agar warga tidak panik, tetapi masih saja ada warga Kota Maumere yang sempat berlari saat bunyi sirene berlangsung, tetapi berkat bantuan warga yang sudah mendengarkan pemberitahuan BMKG, maka kepanikan warga bisa dicegah dan diatasi.

Sementara dalam agenda yang diterima Florespos.net menyebutkan selama tim BMKG berada di Kabupaten Sikka, mereka melakukan beberapa kegiatan.

Kegiatan itu di antaranya audiensi sosialisasi potensi Gempabumi dan Tsunami di Aula Pemkab Sikka; Pembekalan Informasi WRS New Generation BMKG di Lobby Gedung Sikka; Briefing Persiapan Simulasi Gempabumi Kuat di Sirine Maumere; simulasi Gempabumi dan Tsunami di Halaman Area Katedral Sikka; dan susur jalur ke Gelora Samador.*

Penulis: Wall Abulat/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA