Bupati Ende Sebut Wapres RI Dengar Langsung Suara Ibu-Ibu di Desa, Mereka Butuh MBG - FloresPos Net

Bupati Ende Sebut Wapres RI Dengar Langsung Suara Ibu-Ibu di Desa, Mereka Butuh MBG

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (18/6/2026).

Dalam kunjungan kerja sehari tersebut Wapres RI mengunjungi SDN Wolomoni Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, SMPN 1 Ndona, Pasar Mbongawani dan bertemu para kades di Ende.

Dalam kunjungan tersebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung pelaksanaan program strategis nasional MBG dan KDMP.

Wapres Gibran mendengar langsung permintaan masyarakat khususnya suara dari ibu – ibu di desa bahwa mereka membutuhkan MBG untuk anak – anaknya.

Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda kepada Florespos.net, Kamis (18/6/2026) malam mengatakan pemerintah dan masyarakat menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wapres RI ke Ende.

Bupati menyampaikan terima kasih karena Wapres RI melihat dan meninjau langsung dua program strategis nasional yaitu MBG dan KDMP hingga ke desa.

“Kita bersyukur dan berterimakasih Wapres sudah datang kunker ke Ende untuk melihat dan meninjau langsung pelaksanaan program strategis nasional seperti MBG dan KDMP di Ende sekaligus bertemu dengan masyarakat”.

Yosef Badeoda mengatakan pemerintah dan masyarakat menyampaikan terima kasih karena dalam kunjungan ini Wapres mendengar langsung suara masyarakat di desa khususnya ibu- ibu bahwa mereka membutuhkan MBG untuk anak- anak.

“Wapres mendengar sendiri suara ibu – ibu  di desa bahwa mereka masih membutuhkan MBG untuk anak – anak mereka,” kata Bupati Ende.

Bupati juga mengatakan terkait KDMP, Wapres meminta agar pembangunan gerai KDMP di desa – desa dapat melibatkan masyarakat sehingga dapat berjalan baik tanpa hambatan.

Saat tatap muka dengan para kepala desa ada banyak aspirasi yang disampaikan kepada Wapres diantaranya soal infrastruktur jalan dan jembatan yang dibutuhkan oleh masyarakat desa.

Baca Juga :  Enam Sekolah di Labuan Bajo Makan Bergizi Gratis Hari Ini

Bupati menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas kerjasamanya sehingga kunjungan dadakan Wapres RI ke Ende berlangsung aman dan sesuai jadwal.

“Kami dari Pemda bersyukur bahwa kunjungan dadakan ini dapat berjalan tertib dan aman sesuai jadwal yang telah ditetapkan”.

Diberitakan sebelumnya di media ini, setelah mendengarkan aspirasi dan keluhan dari guru serta orangtua siswa di SDN Wolomoni, Detusoko, Ende Wapres RI mengatakan bahwa dari kunjungan ini ia membawa sejumlah pekerjaan rumah (PR) untuk ditindaklanjuti.

Pekerjaan rumah itu diantaranya Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), Makan Bergizi Gratis (MBG) , akses air bersih, sinyal internet di sekolah dan desa Niowula.

“Nanti pulang dari sini saya punya PR MBG, PKH, KIS, sinyal dan KDMP dan aspirasi dari guru soal mes guru,” kata Wapres RI.

Di kesempatan itu Wapres RI mendapatkan laporan dari kepala SDN Wolomoni dan Kepala Desa Niowula bahwa siswa di sekolah itu belum mendapatkan makanan bergizi gratis meski dapur SPPG 3T sudah hadir di desa itu.

Pemerintah desa dan sekolah menyampaiakan dapur 3T di desa itu belum beroperasi karena belum mendapatkan ijin.

” SDN Wolomoni belum dapat  MBG meski dapurnya sudah siap. Ini harus dipercepat karena area atau wilayah seperti ini lebih membutuhkan MBG. Kalau dapurnya sudah siap maka seharusnya lebih cepat karena anak sekolah di sini butuh MBG dan  program ini dapat meringankan beban ibu – ibunya”.

Wapres Gibran juga mengatakan bahwa saat ini program MBG masih banyak kekurangan dan perlu tata kelola yang baik.

Baca Juga :  Dua Puskesmas di Sikka Segera Dibangun, Anggaran Rp 12,6 Miliar

“Saya sadar MBG masih banyak kekurangannya dan kepalanya barusan ditangkap maka kedepannya lebih banyak lagi perbaikan, tata kelolanya diperbaik biar lebih efisien”.

Soal Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), kata Wapres RI, pemerintah desa diharapkan mencari lokasi yang terbaik agar pembangunan gedung koperasi tidak merugikan yang lain.

“Soal KDMP tolong dicari lokasi yang terbaik, jangan sampai bersaing dengan Bumdes, bersaing dengan tokoh- tokoh kelontong warga, dan pastikan ini menjadi satu ekosistem yang saling mengisi”.

Wapres Gibran juga menyinggung soal sekolah dan KDMP di desa Niowula yang sempat  viral. Wapres tekankan agar institusi yang bergerak menangani program ini tidak dibenturkan dengan yang lain.

“Soal KDMP yang viral saya gak mau warga seakan- akan dibenturkan dengan TNI.  Gubernur, Kapolda, Bupati, Kepala Desa adalah perpanjangan tangan presiden. Saya ini pembantu presiden. Kita ingin memastikan program presiden berjalan dengan baik terutama di area yang jauh seperti ini”.

“Bupati dan pak Kades kita pastikan benar lokasi koperasinya berada di mana dan apakah ada wilayah yang dirugikan dan dampaknya seperti apa jangan sampai ade – ade atau siswa- siswi ini terganggu karena pembangunan KDMP,” tegas Wapres Gibran.

Wapres Gibran juga menanggapi keluhan para  guru dan orangtua murid soal sinyal internet, PKH dan KIS yang belum menyentuh sebagian siswa dan warga serta pembangunan mes guru.

“Akan berikan perhatian khusus terutama pada guru- guru. Keluhan dari bapak ibu setelah pulang dari sini kita tindak lanjuti”.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pimpinan Pemda Hadiri Ekspose Manajemen Talenta di BKN, Pembahasan Tiga Ranperda Penting Tertunda
BBM dan Rendahnya Kesadaran Masyarakat, Tantangan Urusan Sampah Manggarai Barat
Kondisi Aula Setda Nagekeo Memprihatinkan, Plafon Bolong dan Cat Tembok Kusam
Bupati dan Forkopimda Ikut Jalan Sehat Dies Natalis Uniflor ke-46, Ini Harapannya
Pemerhati Perempuan dan Anak Prihatin Kasus Prostitusi di Ende, Siap Dampingi Korban
KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang
Bupati Simplisius Dorong Implementasi Manajemen Talenta Bersama BKN
KPA NTT Tegaskan Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk Pembangunan Satuan dan Fasilitas Militer di Tonggurambang
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:34 WITA

Pimpinan Pemda Hadiri Ekspose Manajemen Talenta di BKN, Pembahasan Tiga Ranperda Penting Tertunda

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:42 WITA

BBM dan Rendahnya Kesadaran Masyarakat, Tantangan Urusan Sampah Manggarai Barat

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:26 WITA

Kondisi Aula Setda Nagekeo Memprihatinkan, Plafon Bolong dan Cat Tembok Kusam

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:11 WITA

Bupati dan Forkopimda Ikut Jalan Sehat Dies Natalis Uniflor ke-46, Ini Harapannya

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:20 WITA

KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang

Berita Terbaru

Desa Kita

Demokrasi Desa yang Bermartabat

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:16 WITA