ENDE, FLORESPOS.net-Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wolomoni di Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (18/6/2026) siang.
Wapres RI turun langsung ke SDN Wolomoni pasca sekolah itu viral di media karena lahan milik sekolah hendak digusur untuk membangun gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Kurang lebih setengah jam di SDN Wolomoni, Wapres Gibran mendengarkan langsung aspirasi dari guru dan orangtua murid di sekolah tersebut terkait program- program nasional seperti MBG, KDMP, PKH, KIS.
Setelah mendengarkan aspirasi dan keluhan dari guru serta orangtua siswa, Wapres Gibran mengatakan bahwa dari kunjungan ini ia membawa sejumlah pekerjaan rumah (PR) untuk ditindaklanjuti.
Pekerjaan rumah itu diantaranya Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), Makan Bergizi Gratis (MBG), akses air bersih, sinyal internet di sekolah dan desa Niowula.
“Nanti pulang dari sini saya punya PR MBG, PKH, KIS, sinyal dan KDMP dan aspirasi dari guru soal mes guru,” kata Wapres Gibran.
Di kesempatan itu Wapres Gibran mendapatkan laporan dari kepala SDN Wolomoni dan Kepala Desa Niowula bahwa siswa di sekolah itu belum mendapatkan makanan bergizi gratis meski dapur SPPG 3T sudah hadir di desa itu.
Pemerintah desa dan sekolah menyampaiakan dapur 3T di desa itu belum beroperasi karena belum mendapatkan ijin.
“SDN Wolomoni belum dapat MBG meski dapurnya sudah siap. Ini harus dipercepat karena area atau wilayah seperti ini lebih membutuhkan MBG. Kalau dapurnya sudah siap maka seharusnya lebih cepat karena anak sekolah di sini butuh MBG dan program ini dapat meringankan beban ibu – ibunya”.
Wapres Gibran juga mengatakan bahwa saat ini program MBG masih banyak kekurangan dan perlu tata kelola yang baik.
“Saya sadar MBG masih banyak kekurangannya dan kepalanya barusan ditangkap maka kedepannya lebih banyak lagi perbaikan, tata kelolanya diperbaik biar lebih efisien”.
Soal Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), kata Wapres RI, pemerintah desa diharapkan mencari lokasi yang terbaik agar pembangunan gedung koperasi tidak merugikan yang lain.
“Soal KDMP tolong dicari lokasi yang terbaik, jangan sampai bersaing dengan Bumdes, bersaing dengan tokoh- tokoh kelontong warga, dan pastikan ini menjadi satu ekosistem yang saling mengisi”.
Wapres Gibran juga menyinggung soal sekolah dan KDMP di desa Niowula yang sempat viral. Wapres tekankan agar institusi yang bergerak menangani program ini tidak dibenturkan dengan yang lain.
“Soal KDMP yang viral saya gak mau warga seakan- akan dibenturkan dengan TNI. Gubernur, Kapolda, Bupati, Kepala Desa adalah perpanjangan tangan presiden. Saya ini pembantu presiden. Kita ingin memastikan program presiden berjalan dengan baik terutama di area yang jauh seperti ini”.
“Bupati dan pak Kades kita pastikan benar lokasi koperasinya berada di mana dan apakah ada wilayah yang dirugikan dan dampaknya seperti apa jangan sampai ade – ade atau siswa- siswi ini terganggu karena pembangunan KDMP,” tegas Wapres Gibran.
Wapres Gibran juga menanggapi keluhan para guru dan orangtua murid soal sinyal internet, PKH dan KIS yang belum menyentuh sebagian siswa dan warga serta pembangunan mes guru.
“Akan berikan perhatian khusus terutama pada guru- guru. Keluhan dari bapak ibu setelah pulang dari sini kita tindak lanjuti”.
Kepala SDN Wolomoni, Yohanes Dua menyampaikan terima kasih kepada Wapres RI yang sudah berkunjung langsung ke sekolahnya.
“Kami bersama orangtua siswa sangat senang dan bahagia karena bertemu dengan Wapres RI dan menyampaikan aspirasi”.
Yohanes juga mengatakan saat dialog dengan Wapres guru dan orangtua menitipkan pembangunan sarana dan prasarana sekolah seperti mes guru, pagar sekolah dan jaringan internet. Mes guru dan fasilitas yang lain akan masuk dalam program revitalisasi sekolah.
Pada kunjungan tersebut Wapres RI didampingi Wakil Gubernur NTT, Jhoni Asadoma, Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda dan sejumlah pejabat dari Pemrov dan Pemkab Ende.
Wapres RI berkeliling melihat kondisi sekolah, menyapa guru, siswa, tokoh adat dan warga di desa Niowula.
Wapres Gibran juga memberikan bingkisan kepada siswa SDN Wolomoni berupa tas sekolah, alat tulis dan tempat bekal.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










