Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka - FloresPos Net

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Desa Ribang, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Jumat pagi (23/10/2026) mendadak menjelma menjadi sebuah kuali besar tempat bertemunya asa dan peluang.

Di bawah naungan langit pagi yang cerah, balai desa setempat berdenyut hidup, dipadati oleh gelombang manusia yang datang bukan sekadar meramaikan, melainkan menjemput masa depan.

Antusiasme warga Desa Ribang pagi itu ibarat magnet raksasa yang menyedot ribuan rasa penasaran dan kerinduan akan perubahan.

Sejak pagi buta, sebelum jarum jam menunjuk angka pembukaan, barisan warga mulai dari pemuda berijazah baru hingga para kepala keluarga telah tumpah ruah memadati arena Sosialisasi dan Mini Job Fair yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Sikka.

Kegiatan akbar ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Kepala Desa Ribang, Fransiskus A. Adritrianto yang dalam sambutannya mengibaratkan momentum ini sebagai embun penyejuk di tengah gurun kekeringan lapangan kerja.

“Kegiatan ini adalah jembatan emas yang dibentangkan langsung ke hadapan warga kami. Jangan sia-siakan kesempatan ini, karena hari ini peluang itu datang menjemput kita langsung di beranda rumah sendiri,” ungkap Fransiskus dengan penuh semangat di hadapan ratusan warga yang hadir.

Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Sikka, Verdinando Lepe, memberikan penguatan dan pernyataan resmi yang membakar semangat para pencari kerja.

Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir nyata untuk memutus rantai pengangguran dan mendekatkan akses kerja langsung ke kantong-kantong masyarakat desa.

“Pemerintah Kabupaten Sikka tidak akan tinggal diam melihat potensi besar anak-anak muda kita yang tertahan. Melalui Sosialisasi dan Mini Job Fair ini, kami ingin memastikan bahwa informasi lowongan kerja, baik di sektor formal dalam negeri maupun peluang kerja luar negeri yang aman dan prosedural, bisa diakses secara transparan dan adil oleh seluruh masyarakat hingga ke pelosok desa,” ucap Ferdi Lepe sapaannya.

Gelombang antusiasme ini juga diperkuat oleh kehadiran Satry yang mewakili P4MI (Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) sebagai representasi Kementerian Tenaga Kerja RI.

Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi negara dalam memberikan perlindungan utuh bagi tenaga kerja.

“Masyarakat Ribang hari ini membuktikan bahwa semangat untuk bangkit dan mandiri itu menyala sangat terang. Kami dari P4MI dan Kementerian Ketenagakerjaan hadir bersama Dinas Nakertrans Sikka untuk memastikan bahwa setiap pencari kerja mendapatkan akses informasi yang jelas, perlindungan yang utuh, serta peluang berkarya yang aman baik di dalam maupun luar negeri,” ungkapnya

Baca Juga :  Lantik Camat dan Lurah,Bupati Sikka Ingatkan Jadi Pemimpin yang Melayani dan Bekerja dengan Hati

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Informasi Kerja Nakertrans Kabupaten Sikka, Fransiskus Suryanto Nara Bata menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor ini dirancang sebagai peta kompas bagi para pencari kerja agar tidak tersesat di tengah ketatnya persaingan global.

“Mini Job Fair ini adalah jalan tol informasi kerja. Kami mempertemukan langsung pencari kerja dengan dunia industri tanpa sekat birokrasi yang rumit, agar proses rekrutmen menjadi transparan, cepat, dan tepat sasaran,” jelas Frans Bata

Denyut nadi kegiatan ini kian bergemuruh berkat kehadiran empat perusahaan mitra strategis yang membawa angin segar lowongan pekerjaan. Para pimpinan dan perwakilan perusahaan yang hadir menyampaikan kekagumannya atas energi positif serta etos kerja warga Desa Ribang.

Anarita Wutun, Kordinator PT Bumimas Ketong Besari, mengungkapkan kekagumannya terhadap animo pencari kerja di Desa Ribang,Kecamatan Nita.

“Kami sangat terkesan melihat animo masyarakat di sini. Kehadiran kami bukan sekadar mencari tenaga kerja, tetapi membangun kemitraan jangka panjang dengan talenta-talenta lokal yang memiliki semangat juang tinggi seperti di Desa Ribang ini. Di jaman sekarang banyak orang mencari kerja yang bergengsi tapi penghasilan tidak bergengsi. Tapi hari ini kami menawarkan, pekerjaan yang mungkin sebagian orang tidak bergengsi tapi gajinya sangat bergengsi, delapan juta rupiah lebih,” ungkap Anarita Wutun.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Kung Hironimus, Koordinator PT Timor Sakti Setia Cabang Sikka yang turut mengapresiasi langkah jemput bola yang diinisiasi oleh Dinas Nakertrans Sikka.

“Inisiatif luar biasa dari pemerintah. Kami seperti menemukan mata air di tengah gurun; melihat langsung betapa tingginya kesiapan mental, kedisiplinan, dan proaktifnya warga Ribang dalam menggali informasi peluang kerja sejak sesi sosialisasi dibuka,” tutur Kung Hironimus.

Sementara itu, Neneng dari PT All Qurrny Bagas Pratama menyoroti potensi besar tenaga kerja lokal yang siap diserap ke dunia industri.

Neneg sebutkan, warga Ribang menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Potensi sumber daya manusia di desa ini sangat menjanjikan, dan kami optimis banyak putra-putri daerah dari sini yang akan sukses berkarya bersama perusahaan kami.

Kepala Cabang PT Esdema Mandiri Koordinator Sikka, Yohanes Kia Nunang yang akrab disapa Yanto De Flores, turut memberikan pandangannya yang menginspirasi di sela-sela kegiatan.

Sebagai pimpinan perusahaan yang berakar kuat di daerah ini, ia menegaskan pentingnya kehadiran dunia usaha di tengah-tengah masyarakat desa.

Baca Juga :  Bupati Flotim Anton Doni Sebut Inovasi dan Kerjasama Jadi Kunci Hadapi Efisiensi Anggaran

“Bagi kami di PT Esdema Mandiri, mendekatkan lapangan kerja ke tingkat desa adalah sebuah panggilan moral dan keharusan sosial. Antusiasme warga Ribang pagi ini membuktikan bahwa harapan itu ada dan nyata. Kami siap berkolaborasi untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan dan membuka pintu seluas-luasnya bagi tenaga kerja lokal Sikka untuk maju bersama,” tegas Yanto De Flores dengan penuh semangat.

Bagi masyarakat sendiri, kehadiran bursa kerja mini ini terasa seperti pintu gerbang ajaib yang membuka labirin kebuntuan ekonomi.

Yuliana Asonta, salah seorang pemudi Desa Ribang, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan jemput bola yang diadakan pagi tadi.

“Selama ini kami merasa jarak dan minimnya informasi adalah tembok tebal yang sulit ditembus. Tapi pagi ini, tembok itu runtuh. Pemerintah dan perusahaan datang sendiri ke desa kami, memberikan kami harapan nyata untuk bisa mandiri dan membanggakan orang tua,” ucap Yuliana Asonta dengan mata yang berbinar-binar.

Apresiasi senada juga diungkapkan oleh Flaviana seorang tokoh perempuan sekaligus warga setempat yang mengikuti jalannya kegiatan dari awal hingga selesai. Ia menyampaikan rasa syukur dan doa mendalam bagi masa depan generasi muda di desanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kadis Nakertrans Verdinando Lepe, P4MI Kemenaker, Bapak Pj. Kades Ribang, dan seluruh perusahaan yang sudah datang langsung ke desa kami. Semoga melalui kegiatan luar biasa ini, banyak anak-anak muda dari Ribang yang kelak bisa berangkat bekerja, sukses meniti karier baik di dalam negeri maupun di luar negeri, serta membawa perubahan bagi keluarga,” ungkap Flaviana penuh harap.

Sementara itu, Maria Fransiska, seorang warga setempat yang datang bersama saudaranya menyebut antusiasme warga bagaikan lebah yang mengerubungi sumber madu penghidupan.

“Luar biasa sekali antusias warga Ribang hari ini. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran para pimpinan perusahaan dan pemerintah yang sudah menghadirkan asa ini. Semoga langkah kecil hari ini menjadi awal dari perubahan besar bagi dapur-dapur keluarga kami,” pungkas Maria Fransiska penuh haru.

Acara Sosialisasi dan Mini Job Fair di Desa Ribang ditutup menjelang siang dengan makan bersama dalam suasana penuh keakraban, meninggalkan jejak optimisme yang mendalam bahwa roda ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sikka kini tengah berputar kencang menuju arah yang lebih gemilang.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Berita Terbaru

Feature

Amatus Ergo Sum (Saya Dikasihi Maka Saya Ada)

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:48 WITA