MAUMERE, FLORESPOS.net-Di dalam pembagian wilayah negara sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 2 secara langsung menegaskan eksistensi kecamatan.
Hal ini menegaskan, kecamatan bukan hanya bagian dari daerah kabupaten atau kota tetapi kecamatan sekaligus penyelenggara pemerintahan umum.
“Dengan demikian saudara-saudara harus memahami tugas camat,” tegas Bupati Sikka,Juventus Prima Yoris Kago saat melantik camat dan lurah di Kantor Bupati Sikka, Rabu (28/1/2026).
Juventus memaparkan tugas camat yakni mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum.
Ia mengatakan, camat juga bertugas mengkoordinasikan penerapan dan penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah serta mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan umum.
Lanjutnya, camat juga berperan mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat Kecamatan dan membina dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Camat melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah kabupaten atau kota yang tidak dilaksanakan oleh unit kerja perangkat daerah,” ucapnya.
Juventus menambahkan, konsekuensi dari penyelenggaraan otonomi daerah, yakni ditandai dengan pelimpahan sebagian kewenangan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengatur urusan pemerintahan daerah sendiri.
Demikian juga kedudukan lurah dimana kelurahan merupakan perangkat kecamatan sehingga lurah bertanggungjawab kepada camat, dengan fokus pada pembinaan wilayah dan pelayanan masyarakat.
“Camat dan Lurah adalah ujung tombak pemerintahan daerah, yang paling dekat dengan masyarakat. Keberhasilan pembangunan, kualitas pelayanan publik, stabilitas sosial, serta kepercayaan masyarakat kepada pemerintah sangat ditentukan oleh kinerja saudara-saudari sekalian,” ungkapnya.
Juventus menekankan agar camat dan lurah harus memahami fungsi hakiki pemerintahan yakni pelayanan, pemberdayaan, pembangunan dan pengaturan.
Ia meminta agar camat dan lurah harus lebih memahami kondisi wilayahnya, dekatkan diri dengan masyarakat dan masalah apa yang sedang terjadi.
“Masalah-masalah yang menjadi isu aktual adalah sampah dan sanitasi, kebersihan lingkungan, stunting, demam berdarah serta masalah sosial lainnya,” pesannya.
Juventus menggarisbawahi, masalah-masalah ini harus segera dituntaskan sehingga camat dan lurah harus lebih banyak turun ke masyarakat.
Dirinya minta agar bangun koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak dalam mengatasi setiap persoalan yang terjadi.
Selain itu pesannya, harus lebih kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan setiap permasalahan.
“Segera laporkan ke bupati terkait hal-hal yang sifatnya penting dan mendesak,” harapnya.
Juventus menitipkan beberapa buat camat dan lurah agar melaksanakan tugas dengan profesional dan berintegritas.
Ia tegaskan, jabatan adalah kepercayaan, bukan hak istimewa sehingga hindari penyalahgunaan kewenangan, praktik diskriminatif, dan perilaku yang mencederai nilai-nilai etika pemerintahan.
Dia minta perkuat pelayanan publik yang responsif dan humanis serta harus menjadi pelayan masyarakat.
“Dengarkan aspirasi warga, hadir di tengah persoalan masyarakat, dan berikan solusi yang adil serta bermartabat.Dukung penuh visi dan misi daerah,” tuturnya.
Pesan Juventus lainnya, bangun koordinasi yang solid dengan perangkat daerah, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel.
Ia juga menitipkan agar merawat persatuan dan harmoni sosial karena Kabupaten Sikka adalah daerah yang kaya keberagaman budaya, adat, dan keyakinan.
Dirinya menambakan, camat dan Lurah harus menjadi perekat sosial, penjaga toleransi, dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Sebanyak 11 orang camat dan 11 lurah yang dilantik, yang didampingi oleh istri atau suami, mampu menghadirkan kepemimpinan yang melayani,” harapnya.
Juventus mengingatkan supaya kepemimpinan bekerja dengan hati, serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.
Di akhir sambutannya, Bupati Sikka mengucapkan selamat bekerja dan selamat mengemban amanah yang diberikan
“Semoga Tuhan yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas dan pengabdian untuk Nian Tanah tercinta,” pungkasnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










