MAUMERE, FLORESPOS.net-Pegawai Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Wilayah Kerja (Wilker) Maumere dan komunitas Cinta Laut Bersih Flores (CLBF) dan pegawai penyuluh perikanan melaksanakan kegiatan pembersihan sampah.
Kegiatan berlangsung di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Alok Maumere sejak pukul 08.00 Wita hingga pukul 09.00 Wita dengan melibatkan sekitar 100 orang baik laki-laki maupun perempuan.
“Kami PSDKP Wilker Maumere bersama teman-teman dari komunitas Cinta Laut Bersih Flores (CLBF) bersama penyuluh perikanan melaksanakan kegiatan bakti sosial bersih-bersih,” ungkap Staf PSDKP Wilker Maumere Fransiskus Ignasius Sino, Senin (17/11/2025).
Frid sapaannya mengatakan, kegiatan dilaksanakan dalam rangka hari ulang tahun Dirjen PSDKP yang ke-25 dan kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia yang puncaknya akan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 23 November 2025.
Ia menyebutkan, kegiatan dilaksanakan di TPI sebab lokasinya berada di tengah kota, dan sampah plastik di tempat ini banyak sekali bahkan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Sikka khususnya sampah plastik.
“Kami ada sekitar 100 orang dan sampah yang berhasil kami kumpulkan sekitar satu ton dan paling banyak merupakan sampah plastik,” ungkapnya.
Frid menyebutkan, target ke depan pihaknya bersama-sama dengan komunitas dan instansi terkait secara rutin, minimal tiga bulan sekali ada kegiatan bersih-bersih sampah.
Lanjutnya, kegiatan bukan hanya di TPI Alok tapi di sentral-sentral kelompok nelayan seperti di daerah Nangahure dan Nangahale dimana di pesisir pantainya banyak sekali sampah plastik.
Ia menegaskan, sampah plastiknya sangat mengganggu sekali ekosistem lautnya, karena sampah plastik susah terurai sehingga laut harus terbebas dari sampah plastik.
“Ke depannya kami dari PSDKP juga akan menerapkan kebijakan setiap kapal itu harus ada tempat sampah, khususnya sampah plastik. Jadi ketika mereka melaut, pulang itu harus ada sampah plastiknya. Di atas kapal juga banyak menggunakan sampah yang bahan dasarnya dari plastik, seperti air mineral,” ungkapnya.
Sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan kebanyakan sampah plastik yang dibuang para penjual ikan di TPI Alok Maumere dan jarang dibersihkan. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










