Bangunan di Biara Kongregasi SMI Habi Alami Keretakan Akibat Gempa Flores - FloresPos Net

Bangunan di Biara Kongregasi SMI Habi Alami Keretakan Akibat Gempa Flores

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Gempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Sabtu (15/8/2026) mengakibatkan 127 orang meninggal dunia dan 166.829 orang masih bertahan di posko pengungsian dan tenda-tenda darurat.

Gempa yang terjadi pukul 05.48 Wita tersebut juga mengakibatkan kerusakan bangunan dan fasilitas publik di 7 kabupaten yang ada di Pulau Flores yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende dan Sikka.

Dampak gempa bumi tektonik yang berpusat di laut pada koordinat 8,41° LS dan 121,39° BT, atau sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kedalaman 15 kilometer.

Baca Juga :  Kampanye Perdana di Kota Larantuka, Lukman Riberu Janji Menata dan Perbaiki Peninggalan Bupati Felix Fernandez

“Bangunan gedung novisiat dan ruang pertamuan kami juga mengalami kerusakan parah dan banyak keretakan,” sebut Suster Iren kepala Kongregasi Suster-Suster Maria Imaculata (SMI) Indonesia yang berpusat di Paroki Habi, Desa Habi, Kecamatan Kange, Kabupaten Sikka, Jumat (4/9/2026).

Suster Iren mengharapkan pemerintah lebih fokus melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan kepada para korban yang kehilangan tem[at tinggal akibat rumahnya dan bangunannya rubuh.

Baca Juga :  Kabag Pembangunan Manggarai Barat: DAK Aman, Sejumlah Proyek APBD Batal Dilaksanakan

Ia menyebutkan, kehilangan tempat tinggal berarti kehilangan segala-galanya untuk mereka baik pakaian, makanan dan segala perlengkapan rumah tangga yang mengalami kerusakan.

“Kami berharap mungkin pemerintah setempat bisa terjun langsung ke rumah-rumah masyarakat yang mengalami kerusakan parah dan tidak bisa ditinggali atau bangunan yang tidak bisa dipergunakan lagi,” pesannya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa
Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria
Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:13 WITA

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan

Berita Terbaru