Posko Tanggap Darurat Turunkan Petugas Verifikasi Data Kerusakan Rumah Warga - FloresPos Net

Posko Tanggap Darurat Turunkan Petugas Verifikasi Data Kerusakan Rumah Warga

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 15:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Ende melalui Posko Tanggap Darurat Penanganan bencana menurunkan petugas ke lapangan untuk memverifikasi data kerusakan rumah warga akibat bencana gempa bumi.

Proses verifikasi akan dilakukan selama empat hari kedepan dengan tujuan mendapatkan data rill untuk dikirim ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

“Laporan dampak bencana masih terus masuk ke Posko Tanggap Darurat dari wilayah. Hingga Senin 31 Agustus 2026 malam berdasarkan laporan yang masuk sebanyak 10.147 dengan kategori rusak berat 1.360, rusak sedang 1.950 dan rusak ringan 6.937”.

Demikian dikatakan oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Ende, Marselus E. Meta kepada wartawan, Senin (31/8/2026) malam di Posko Tanggap Darurat.

Marselus mengatakan dari data laporan kerusakan tersebut telah terverifikasi sementara dengan data adminduk by name by adres sebanyak 7.030.

Baca Juga :  Kita Bermakna Dalam Waktu dan Kita Pun Dikenang Dalam Waktu (Catatan Akhir Tahun 2023)

Namun data tersebut masih bergerak atau belum dikunci karena belum divalidasi. Untuk mendapatkan data riil kerusakan rumah warga pasca gempa pemerintah melalui Posko Tanggap Darurat menurunkan petugas ke desa – desa untuk melakukan verifikasi lapangan.

“Proses verifikasi akan dilaksanakan empat atau lima hari kedepan. Hasil verifikasi akan menjadi acuan untuk divalidasi dan mengunci data rill dampak kerusakan rumah di Kabupaten Ende baik rusak berat, sedang dan ringan,” kata Sil Meta.

Kalak BPBD juga menyampaikan alasan hingga saat ini data kerusakan rumah warga belum dikunci.

Kata Kalak BPBD Ende kendala yang dihadapi yaitu pemerintah desa kurang konsisten berpihak kepada masyarakat saat melakukan pendataan.

Mestinya data – data itu bisa masuk pada hari ketiga atau keempat pasca gempa bersamaan dengan pemulihan jaringan listrik dan telekomunikasi tetapi tidak bisa diperoleh karena kendala tersebut.

Baca Juga :  Cetak 4 Gol di Laga Perdana, Ende Tengah Pupuskan Harapan Kota Baru

Sil Meta juga mengatakan data tersebut sebenarnya penting bagi pemerintah di posko tanggap darurat untuk penyaluran bantuan logistik dan tenda namun saat itu tidak valid sehingga berdampak pada penyaluran sembako yang tidak merata kepada masyarakat terdampak.

Setelah verifikasi lapangan data tersebut akan dikompilasi di posko untuk mendapatkan data rill yang bisa dikunci dan dikirim ke BNPB.

“Data itu akan dikunci namun tidak menutup kemungkinan ada data baru yang masuk karena masih terlewatkan saat verifikasi lapangan akan kita usulkan ke BNPB sebagai data susulan”.

“Semoga dengan data yang valid ini masyarakat terdampak yang mengalami kerusakan rumah berhak mendapatkan bantuan dari BNPB,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA