KUPANG, FLORESPOS.net-Direktur Utama Bank NTT mengapresiasi langkah yang dilakukan Partai Golkar Provinsi NTT dengan menggandeng Bank NTT melakukan sosialisasi penyaluran Dana KUR bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Sosialisasi secara serentak di 22 kabupaten dan kota di Provinsi NTT tersebut sangat membantu sekali sebab terdapat sekitar 2.800 pelaku UMKM yang hadir dan terlibat aktif dalam dialog yang digelar.
“Kami ssngat berterima kasih kepada Partai Golkar NTT yang sudah membantu kami sosialisasi dana KUR kepada pelaku UMKM,” Dirut Bank NTT Charlie Paulus, Kamis (13/8/2026).
Charlie mengharapkan agar partai politik dan organisasi apapun bisa menggandeng Bank NTT untuk bisa melakukan sosialisasi dana KUR dan pihaknya sangat senang melakukan kerjasama.
Dirinya menyebutkan untuk menghadirikan sekitar 2.800 pelaku UMKM seperti yang dilakukan Partai Golkar NTT bersama segenap penguru Partai Golkar di 22 kabupaten dan kota di NTT merupakan sesuatu yang luar biasa.
“Kalau kami harus beriklan untuk 2.800 orang maka butub dana berapa. Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Partai Golkar sehingga kami bisa melakukan sosialisasi dana KUR kepada banyak pelaku UMKM,” ucapnya.
Charlie mengakui Bank NTT harus melakukan berbagai pembenahan dan menyelesaikan bebagai persiapan sebab sempat vakum selama beberapa tahun dalam penyaluran KUR.
Dia menyebutkan baru kembali dari Polandia untuk bertemu pengusaha di negara tersebut dan mereka sangat tertarik berinvestasi di NTT sebab selain memiliki sumber daya alam, NTT tergolong aman,lahannya pun masih luas dan biaya tenaga keja murah.
“Kami punya lahan yan luas dan sewanya murah. Hasil komodiri pertanian dan kelautan yang banyak dan kami punya pemerintah yang sangat terbuka menerima investasi asing,” ujarnya.
Charlie engatakan kepada pengusaha di Polandia bahwa market Indonesia dan Asia sangat besar sehingga pproduknya bisa dijual kemana saja bahkan dikatakan pengusaha di Polandi meskipun produknya di jual di negaranya mereka tetap masih untung.
Ia menjelaskan para pengusaha di Polandia sangat tertarik untuk berinvestasi di bidang pariwisata, kelautan dan perikana serta sektor peternakan sehingga merupakan kesempatan emas bagi NTT.
“Saya berpikir mungkjn ini saatnya Tuhan menberkati NTT. Saya berjanji pengusahs di Polandia kalau datang maka Bank NTT siap membantu mencari partner yang bagus untuk bermitra,” ungkapnya.
Charlie menambahkan, bulan November 2026 ini pengusaha dari Polandia akan datang ke NTT untuk melihat potensi yang ada baik row material,pekerja dan lahan untuk bisa berinvestasi.
Terkait KUR bank NTT ia menegaskan bahwa KUR bukan Bansos tetapi pinjaman dana yang harus dikembalikan namun bunga pinjamannya sangat kecil.
“KUR bunganya murah sekali sehggga bila dipakai berusaha maka sangat menguntungkan. Semoga UMK bisa menjadi suplier bagi perusahan-perusahan besar,” harapnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










