NTT Diharapkan Bisa Mandiri secara Ekonomi dengan Mengolah Produk Sendiri - FloresPos Net

NTT Diharapkan Bisa Mandiri secara Ekonomi dengan Mengolah Produk Sendiri

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyebutkan Presiden Prabowo ingin agar negeri ini keluar dari cengkeraman asing sehingga negeri ini tidak didikte negara lain.

Untuk itu, beliau selalu menekankan pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 agar kekayaan alam yang ad akita kelola sendiri dan membenahi kembali republic ini yang menurutnya tidak sesuai amanat konstitusi.

“Kita di NTT juga harus buat agar kita mandiri dan bisa menentukan nasib kita sendiri terutama di bidang ekonomi,” sebut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat sosialisasi KUR Bank NTT bekerjasama dengan DPD I Partai Golkar NTT,Kamis (13/8/2026).

Melki sapaannya mengatakan, rata-rata barang yang kita pakai di rumah, kantor dan lainnya berasal dari luar NTT padahal ada yang bahan bakunya terdapat di NTT.

Baca Juga :  Ini Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi di Ende Yang Diusut Polisi  Pada Masa Jabatan  Kapolres AKBP Andre Librian

Ia menyebutkan, di NTT hanya tidak mengetahui caranya agar barang tersebut bisa dibuat dan dipakai oleh orang NTT.

Ia mencontohkan, beras banyak dari luar, gula pasir, minyak goreng bahkan tusuk gigi saja harus didatangkan dari luar NTT padahal kitab isa membuatnya sendiri hanya perlu teknologinya.

“Kalau kita biarkan orang luar ambil uang sebanyak-banyaknya dari NTT dan kita hanya nikmati maka kita tidak bisa menikmati kekayaan alam kita sendiri. Kalau bisa kita olah beras, gula pasir, minyak goreng, kopi dan garam diproduksi di NTT,” harapnya.

Melki mengatakan, apabila banyak produk dibuat di NTT maka dirinya akan meminta para ASN untuk menyisihkan sebulan Rp100 ribu minimal untuk belanja produk-produk buatan pelaku usaha di NTT.

Baca Juga :  Rayakan Ultah ke-12, AWAS Tanam Bakau dan Gelar Sembako Murah

Dirinya pun telah membuat program One Village One Product guna memacu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa menghasilkan produk berbahan baku dari NTT.

“Kalau setiap Aparatur Sipil Negara di NTT menyisihkan serratus ribu rupiah saja untuk belanja kebutuhan di NTT Mart maka dalam sebulan sudah miliaran rupiah yang diperoleh,” tuturnya.

Melki mengharapkan agar pengusaha UMKM bisa mencari partner bisnis dari luar daerah untuk bisa membangun industri di NTT guna mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026 - 17:52 WITA

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA

Nusa Bunga

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:52 WITA