Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka - FloresPos Net

Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Seorang guru agama Katolik di SMPN Kewapante, Kabupaten Sikka merasa harga dirinya diinjak-injak dan diperlakukan tidak sepantasnya saat mengurus berkas di kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sikka.

Drinya datang ke Kantor Kemenag Sikka pada hari Selasa (4/8/2026) untuk mengantar berkas riwayat mengajar dan hendak berurusan dengan operator Sistem Informasi dan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika).

“Saya ke kantor Kemendag Sikka untuk mengantar berkas riwayat mengajar untuk semester tahun ajaran 2026/2027 format S 28A dan hendak bertemu dengan operator Simpatika Pak Yolan,” ujar Marselinus Atapukan, guru SMPN Kewapante dalam konferensi pers, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga :  Askab PSSI Flotim Jelaskan Soal Kisruh Manajemen Perseftim Jelang Ikut Liga IV Nasional

Marselinus mengatakan, para guru agama biasa bertemu operator untuk pengaktifan datanya. Dan setelah dia masuk ruangan Seksi Pendidikan Agama Katolik dia melihat kondisi dan situasi di ruangan namanya disebut.

Ia tidak melayani dan langsung menuju meja operator Simpatika bernama Yolan. Saat tiba di meja operator ia diminta ketemu Kepala Seksi sehingga ia langsung ketemu dan memberi salam lalu dipersilahkan duduk.

Lanjut Marselinus, kepala seksi langsung mengatakan, kamu yang suka teriak-teriak ya sehingga ia pun bertanya teriak yang dimaksud seperti apa.

Marselinus menyebutkan, dengan kondisi kesehatan kepala seksi, dirinya pun tidak terlalu menanggapi.

Baca Juga :  Polres Nagekeo Serahkan Empat Tersangka Korupsi Pasar Ikan Danga ke Kejaksaan

“Kepala seksi menyampaikan ke saya terkait proses pencarian Tunjangan Profesi Guru (TPG) agama Katolik, terkait sikap kami bersama guru agama yang pernah melakukan Rapat Dengar Pendapat ke DPRD Sikka yang menurutnya salah,” ujarnya.

Bahkan kata Marselinus, kepala seksi juga mengatakan aksi guru agama Katolik bertemu Bupati Sikka dan menyurati DPR RI juga salah dan dirinya hanya mengangguk saja mengingat kondisi kesehatan kepala seksi.

Ia mengatakan tidak mau melayani karena ingat kondisi kesehatan Kepala Seksi dan hanya mengangguk sebab kepala seksi bicara terbata-bata.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke-81, APNI Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral Demi Terwujudnya Negara Adi Daya
Kunjungi Marga Ende, Delvis Rettob Tegaskan PMKRI Tetap Berjuang untuk Orang Kecil
Gerakan Pangan Murah di Ende, Bulog Layani 4 Ton Beras kepada Warga
137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan
Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia
Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat
Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka
Terapkan Tabela, Manggarai Barat Butuh Seribu Lebih Ton Benih Padi Berlabel
Berita ini 605 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:44 WITA

Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:12 WITA

Sambut HUT RI Ke-81, APNI Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral Demi Terwujudnya Negara Adi Daya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Kunjungi Marga Ende, Delvis Rettob Tegaskan PMKRI Tetap Berjuang untuk Orang Kecil

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:25 WITA

137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:42 WITA

Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia

Berita Terbaru

Opini

Menjadi Korban Bukanlah Identitas Abadi

Kamis, 6 Agu 2026 - 22:21 WITA

Opini

Anatomi Krisis Keselamatan Angkutan Barang

Kamis, 6 Agu 2026 - 13:52 WITA