Uskup Maximus Regus di Penutupan NYD III: Jangan Tunggu Tua untuk Menjadi Saksi Kristus - FloresPos Net

Uskup Maximus Regus di Penutupan NYD III: Jangan Tunggu Tua untuk Menjadi Saksi Kristus

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Setelah kegiatan pentas seni dan budaya di Gelora Samador Maumere, Sabtu (4/7/2026) malam, sebanyak 837 peserta Orang Muda Katolik (OMK) dari 9 keuskupan wilayah nusa tenggara mengikuti misa penutupan.

Perayaan Misa Penutupan Nusra Youth Day (NYD) III berlangsung di Aula Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret, Kecamatan Nita, Minggu (5/7/2026) dan menjadi peneguhan terakhir bagi para orang muda.

Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maximus Regus dalam homilinya mengingatkan bahwa usia muda bukan menjadi halangan untuk menunda panggilan menjadi saksi Kristus di tengah kehidupan gereja dan bermasyarakat

Di hadapan 837 OMK serta pendamping dan seksi kepemudaan dari 9 keuskupan dan umat yang hadir, Mgr. Maximus menegaskan bahwa berakhirnya NYD III bukanlah akhir dari sebuah perjalanan iman.

Uskup Labuan Bajo menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan selama beberapa hari terakhir harus dimaknai sebagai awal dari perutusan baru yang akan dijalankan setiap peserta ketika kembali ke keuskupan dan parokinya masing-masing.

“Secara seremonial Nusra Youth Day memang berakhir hari ini. Namun yang sesungguhnya dimulai adalah tugas dan tanggung jawab baru. Semangat yang dibangun selama pertemuan ini harus terus hidup dan dibawa pulang untuk menggerakkan Gereja serta masyarakat,” ungkapnya.

Uskup Maximus mengajak kaum muda belajar dari kisah panggilan Nabi Yeremia yang masih sangat relevan dengan kondisi orang muda saat ini yang kerap merasa belum siap menerima tanggung jawab karena menganggap diri masih terlalu muda.

Baca Juga :  Data Pemilih Berkelanjutan di Ende Naik Setiap Triwulan

Dirinya mengingatkan bahwa Tuhan justru memanggil seseorang bukan berdasarkan usia, melainkan kesediaan hatinya untuk melayani.

Karena itu, tegas Uskup Labuan Bajo, rasa minder ataupun keraguan tidak boleh menjadi alasan untuk menolak panggilan Tuhan.

Mengutip sabda Tuhan kepada Nabi Yeremia, Mgr. Maximus kembali menegaskan pesan, “Jangan katakan aku masih muda” sebab menurutnya kalimat tersebut memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar persoalan usia.

Dengan gaya penyampaian yang mengundang senyum para peserta, Uskup Maximus bahkan menambahkan sebuah refleksi yang disambut antusias.

“Menurut saya, ada satu kalimat yang seolah belum diucapkan. Tuhan seperti mau berkata, jangan katakan aku masih muda, karena belum tentu engkau menjadi tua nanti,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk berbuat baik dan melayani tidak selalu menunggu masa depan.

Ia mengingatkan masa muda justru merupakan waktu terbaik untuk mulai mengambil bagian dalam karya pelayanan, membangun persaudaraan, serta menghadirkan nilai-nilai Injil di tengah kehidupan sosial.

Menurut Uskup Maximus, Gereja membutuhkan orang muda yang berani keluar dari zona nyaman, memiliki semangat melayani, serta mampu menjadi pembawa harapan di tengah berbagai tantangan zaman.

Baca Juga :  Pemilu di Sikka, Coblos-Hitung di TPS Berjalan Lancar, Wilayah Pulau Kendala Jaringan

Semangat sinodal yang selama beberapa hari dibangun dalam NYD III diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman sesaat, melainkan menjadi gaya hidup baru bagi setiap peserta.

Dirinya juga mengajak seluruh OMK agar tidak hanya aktif dalam kegiatan-kegiatan Gereja, tetapi turut mengambil peran nyata dalam membangun masyarakat, menjaga persatuan, serta menjadi teladan melalui sikap hidup yang mencerminkan kasih Kristus.

Perayaan Ekaristi penutupan tersebut sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian Nusra Youth Day III yang berlangsung di Kabupaten Sikka sejak tanggal 1 Juli hingga 5 Juli 2026 dengan mengusung tema “Berjalan Bersama Membangun Gereja dan Bangsa.”

Selama lima hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan rohani, pembinaan iman, diskusi, aksi sosial, pentas seni budaya, hingga perayaan liturgi yang mempererat persaudaraan OMK lintas keuskupan.

Misa penutupan berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus penuh sukacita yang dihadiri oleh 5 uskup serta para biarawan dan biarawati dari 9 keuskupan.

Meski kegiatan resmi telah usai, pesan yang dibawa pulang para peserta menjadi jelas agar panggilan untuk menjadi murid Kristus tidak mengenal batas usia.

Dari Ritapiret, semangat orang muda diharapkan terus menyala dan menjadi kekuatan baru bagi Gereja serta bangsa. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Diving di Teluk Maumere, Tiga Penyelam WNA Belum Ditemukan Satu Lainnya Selamat
Rayakan HUT ke-25, Stipas KAK Gelar Futsal dan Bola Voly
Kodim Sikka Kebut Pengerjaan Jembatan Gantung dan Beton Sebelum Musim Hujan Tiba
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’

Berita Terbaru