MAUMERE, FLORESPOS.net-Keuskupan Maumere akan menjadi tuan rumah Nusra Youth Day (NYD) III Orang Muda Katolik (OMK) se-Nusa Tenggara dan Bali yang akan berlangsung pada tanggal 2 hingga 5 Juli 2026.
Kegiatan Nusra Youth Day III akan diikuti oleh OMK dari 9 Keuskupan yakni Keuskupan Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng, Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Maumere dan Keuskupan Larantuka.
Juga dihadiri oleh OMK dari Keuskupan Agung Kupang, Kesukupan Atambua, Keuskupan Weetebula dan Keuskupan Denpasar dengan total jumlah peserta sebanyak 835 orang.
“Peserta yang sudah terdaftar sebanyak 394 oang namun jumlah peserta diperkirakan mencapai 835 orang,” sebut Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Maumere, RD. Aleksius Luna saat konferensi pers di Lepo Bispu Maumere, Jumat (18/6/2026) malam.
Romo Leksi sapaannya menjelaskan, jumlah peserta berasal dari Keuskupan Labuan Bajo sebanyak 33 orang, Keuskupan Ruteng berjumlah 54 orang Keuskupan Agung Ende ada 94 orang serta Keuskupan Larantuka berjumlah 75 orang.
Selain itu dari Keuskupan Atambua sebanyak 28 orang, Keuskupan Weetebula berjumlah 32 orang, Keuskupan Denpasar ada 28 orang serta perwakilan dari Keuskupan Agung Kupang: jumlahnya mencapai 50 orang.
Dia melanjutkan, Nusra Youth Day III tahun 2026 yang akan berlangsung selama 4 hari di Keuskupan Maumere tersebut akan mengusung tema “Berjalan Bersama Membangun Bangsa dan Gereja”.
“Tema ini dipilih untuk menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum muda Katolik, dalam pembangunan bangsa dan kehidupan Gereja,” ungkapnya.
Dikatakan Romo Leksi, pemilihan tema dilatarbelakangi karena melihat bahwa untuk membangun bangsa dan gereja ini, seluruh stakeholder perlu dilibatkan, termasuk juga dengan orang-orang muda Katolik.
Ketua Panitia Nusra Youth Dat III 2026, Adrianus Firminus Parera, mengatakan secara faktual kegiatan akan berlangsung tanggal 1 hingga 5 Juli 2026 dimana pihaknya menyiapkan rumah-rumah penduduk sebagai penginapan peserta.
Adrianus menjelaskan, warga di Paroki Nita pun sudah bersedia rumah-rumah mereka dijadikan penginapan bagi peserta.
Ia mengatakan, panitia membuat rangkaian kegiatan dengan pendekatakan kreatif sesuai dengan karakter kaum muda.
Selain misa pembukaan dan penutupan, panitia menyiapkan berbagai agenda seperti seminar, pentas budaya, serta sesi Ngobrol Pintar (Ngopi).
“Untuk kegiatan Ngobrol Pintar dan sesi berbagi kreatif akan berlangsung di tiga zona yakni Nilo, Sikka Lela, Ili Bola dan Magepanda. Peserta akan mengikuti berbagai aktivitas pembinaan iman dan pengembangan kreativitas di lokasi yang telah ditentukan,” paparnya.
Panitia juga kata Adrianus, akan menghadirkan para narasumber dari berbagai latar belakang di antaranya Uskup Agung Ende Mgr. Dr. Paulus Budi Kleden, SVD, Pater Patris Allegro, pasangan suami-istri dari Jakarta, praktisi profesional, serta Pastor Pascal yang dikenal sebagai konten creator.
Sementara itu, pentas budaya akan digelar di Stadion Gelora Samador Maumere dimana para peserta dari masing-masing Keuskupan akan menampilkan kekayaan budaya mereka sebagai wujud persaudaraan dan keberagaman dalam Gereja Katolik di wilayah Nusra. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










