MAUMERE, FLORESPOS.net-Bunda Literasi Kabupaten Sikka, Fista Sambuari Kago, melantik Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Doreng, Bola dan Paga yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan se-Kabupaten Sikka.
Dalam kegiatan tersebut, Bunda Literasi Kabupaten Sikka mengukuhkan sebanyak 21 Bunda Literasi Kecamatan dan 13 Bunda Literasi Kelurahan yang diharapkan menjadi motor penggerak budaya literasi di wilayah masing-masing.
“Literasi merupakan fondasi utama dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” sebut Fista Sambuari Kago, Selasa (2/6/2026).
Fista menegaskan, oleh karena itu, peran Bunda Literasi sangat strategis dalam menumbuhkan minat baca dan budaya belajar masyarakat sejak usia dini hingga dewasa.
Ia menyebutkan, pengukuhan Bunda Literasi bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab bersama untuk menggerakkan budaya membaca, belajar, dan berkarya di tengah masyarakat.
Lanjutnya, literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, serta memanfaatkan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas hidup.
“Keberhasilan gerakan literasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, komunitas, hingga dunia usaha,” pesannya.
Fista mengatakan, Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu menginspirasi masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai kebutuhan dan kebiasaan sehari-hari.
Ia juga mengajak seluruh Bunda Literasi yang baru dikukuhkan untuk menjadi teladan dalam keluarga dan lingkungan masing-masing dengan membangun budaya membaca di rumah.
Dirinya juga mengajak menghidupkan taman bacaan, serta mendukung berbagai program literasi yang telah dicanangkan Pemerintah Kabupaten Sikka.
“Literasi adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah. Melalui gerakan literasi yang kuat, kita sedang mempersiapkan generasi Sikka yang cerdas, kreatif, inovatif, dan berkarakter,” ungkapnya.
Fista berharap para Bunda Literasi dapat menjadi penggerak, pendamping, sekaligus inspirator dalam membangun masyarakat yang gemar membaca dan terus belajar.
Staf ahli Bupati bidang SDM, Akulinus mengatakan bahwa pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan merupakan bagian dari upaya memperkuat jejaring gerakan literasi hingga ke tingkat akar rumput.
Dia menyebutkan, dengan keterlibatan para Bunda Literasi, diharapkan program peningkatan minat baca dan budaya literasi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara lebih efektif.
Kegiatan pelantikan dan pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh semangat, ditandai dengan pembacaan naskah pelantikan dan pengukuhan, penyematan selempang, penandatanganan berita acara, serta foto bersama.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sikka, Ferdinandus Florianus dan Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sikka, Patrisius Pederico.
Hadir juga Sekretaris Bapperida Kabupaten Sikka, Clara Yosefine Francis, para camat dan lurah, Pengurus TP PKK Kabupaten Sikka, Pengurus Pokja Bunda Literasi Kabupaten Sikka, para pejabat struktural dan fungsional, serta staf Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sikka.
Melalui pelantikan dan pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Sikka berharap gerakan literasi semakin berkembang dan menjadi gerakan bersama yang mampu menciptakan masyarakat yang cerdas, berpengetahuan, dan siap menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










