Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam - FloresPos Net

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta segera mengelola Pulau Kelor. Lebih cepat lebih baik. Potensinya menjanjikan. Dikabarkan, wisatawan kunjung 24 jam di nusa mini itu.

Nur Alwi, pelaku pariwisata/pelaku UKM (Usaha Kecil dan Menengah) setempat Mabar menyampaikan itu kepada media ini melalu WA (WhatsApp) baru-baru ini.

Pulau Kelor dekat dengan Labuan Bajo ibu kota Mabar dan tak jauh dari kawasan Taman Nasional Komodo (TNK). Secara administrasi TNK bagian dari Mabar.

Diungkapkan, pelancong yang melancong di Pulau Kelor setiap hari kurang lebih 2.500 orang, kebanyakan turis asing/wisatawan mancanegara (wisman). Mereka datang dengan kapal wisata seperti Pinisi, Open Deck dan berbagai macam jenis kapal wisata lainnya.

Atas potensi pariwisata besar itu, diminta kepada Pemkab Mabar agar sesegera mungkin mengelola destinasi wisata Pulau Kelor. Lebih cepat lebih baik. Jika itu dilakukan, setidaknya dapat mendongkrak penerimaan PAD (Pendapatan Asli Daerah Daerah) Mabar kelak. Supaya PAD tidak terjadi lost/bocor.

Baca Juga :  Dokter Gusti Ngasu Jadi Penjabat Bupati Ende

Untuk itu, di Pulau Kelor mesti dibangun berbagai fasilitas pendukung. Di antara lain misalnya toilet. Bangun ruang sederhana untuk ganti para tamu.

Juga bangun sarana air bersih agar habis mandi di laut para wisatawan bisa membersihkan diri sebelum balik ke kapal. Sebab fasilitas-fasilitas tersebut belum ada di Pulau Kelor selama ini, entah toilet dan lain-lain.

Pemkab Mabar juga perlu tata ulang tenda-tenda jualan di Pulau Kelor. Tenda tenda itu selama ini dibangun oleh kelompok masyarakat untuk berjualan souvenir, minuman dan lain-lain biar tidak terkesan kumuh sebagaimana selama ini. Itu semua juga agar kelak mendapat pendapatan dalam hal ini PAD.

Nur Alwi menawarkan supaya Pulau Kelor dijual 1 paket dengan Pulau Komodo dan Pulau Padar kepada wisatawan. Setiap kapal yang ke Pulau Komodo singgah di Pulau Kelor. Puluhan kapal Pinisi yang live boat 3 hari atau 4 hari selalu singgah di Pulau Kelor sebelum ke Pulau komodo.

Baca Juga :  Buru Cuan PAD, Dishub Manggarai Barat Hadapi Banyak Soal, 4 Jukir Undur Diri

Begitu pula puluhan speed boat yang lakukan trip 1 hari (full day trip), yang paketnya juga 6 destinasi, salah satunya Pulau Kelor.

Masih Nur Alwi, pada siang hari sekitar 50 kapal open dek yang half day trip ke Pulau Kelor. Karena itu rutenya meliputi Labuan Bajo-Pulau kelor-Manjarite-Kalong Island (depan Pulau Rinca).

Letak Pulau Kelor sangat strategis, destinasi paling dekat dengan Labuan Bajo. Sehingga dijadikan destinasi yang dijual satu paket dengan destinasi unggulan lainnya di Labuan Bajo.

“Rugi sekali Pemkab Mabar kalau ini dibiarkan tak terurus, tak dikelola dengan baik. Mungkin Pulau Kelor satu satunya destinasi wisata yang dikunjungi 24 jam oleh turis di Mabar. Malam hari puluhan kapal datang untuk party di Pulau Kelor-Kelor,” kata Nur Alwi.

“Saya tinggal di Pulau Kelor selama 6 bulan Tahun 2025 dihigt season (musim turis). Sekarang masih terus ke sana (Pulau Kelor) sesekali. Pulau Kelor harus diselamatkan,” sambungnya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ratusan Peserta Ikut RUN 5K Hari Bhayangkara ke-80, Senator AWK: Pererat Persaudaraan
Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende
Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training
Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan
DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir
BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026
Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:40 WITA

Ratusan Peserta Ikut RUN 5K Hari Bhayangkara ke-80, Senator AWK: Pererat Persaudaraan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:09 WITA

Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:13 WITA

Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026

Berita Terbaru

Opini

Menimbang Etika Politik Pilkades

Jumat, 26 Jun 2026 - 09:16 WITA