Jelang Nataru, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Potensi Cuaca Ekstrim Kawasan Wisata Labuan Bajo Flores - FloresPos Net

Jelang Nataru, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Potensi Cuaca Ekstrim Kawasan Wisata Labuan Bajo Flores

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 17:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Nataru, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Potensi Cuaca Ekstrim Kawasan Wisata Labuan Bajo Flores. (foto: bpolbf)

Jelang Nataru, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Potensi Cuaca Ekstrim Kawasan Wisata Labuan Bajo Flores. (foto: bpolbf)

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Fransiskus Xaverius Teguh mengingatkan seluruh wisatawan dan masyarakat soal potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi di kawasan wisata Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Flores NTT dan sekitar.

Hal itu tertuang dalam siaran pers BPOLBF 0183/SP/KOMBLIK/BPOLBF/XI/2024, dan diterima Florespos.net pada Senin siang (25/11/2024) via WA group.

Siaran pers tersebut menanggapi Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang telah mengeluarkan imbauan terkait potensi cuaca ekstrem selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) dan meminta masyarakat mewaspadai kondisi tersebut pada 23 November 2024 lalu di Jakarta.

Peringatan dini ini disampaikan untuk mengantisipasi dan meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan. Masyarakat juga bisa mengakses informasi cuaca 24 jam penuh melalui platform @infobmkg, tulis siaran pers BPOLBF tersebut.

Masih siaran pers BPOLBF, dikutip dari laman resmi akun Instagram @infobmkg kondisi itu dipicu oleh sejumlah faktor, antara lain fenomena La Nina yang mengakibatkan potensi penambahan curah hujan hingga 20-40%. Fenomena ini akan berlangsung mulai akhir tahun 2024 hinggal setidaknya April 2025.

Baca Juga :  Tinggi Minat Masyarakat Manggarai Barat Menjadi Peserta BPJS Kesehatan, APBD Juga Mendukung

Kita, lanjut siaran pers BPOLBF, akan bekerja sama dan akan terus berkoordinasi dengan BMKG Mabar, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mabar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mabar, dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Dinas Perhubungan Mabar serta stakeholders terkait untuk memastikan informasi terkait cuaca ekstrem dan potensi bencana alam akan terus diperbarui dan dapat diakses oleh seluruh pihak berkepentingan, beber Frans Teguh.

Adapun beberapa himbauan yang ditekan guna menghadapi potensi cuaca ekstrem di kawasan destinasi wisata Labuan Bajo Flores dan sekitarnya, pertama, potensi Cuaca Ekstrem pada masa libur panjang Nataru koordinasi lintas stakeholder dalam memberikan informasi terbaru mengenai potensi cuaca ekstrem dan bencana alam di kawasan wisata menjelang masa libur panjang Nataru.

Baca Juga :  Pekerjaan Presevasi Jalan Gako - Batas Manggarai Melalui Mekanisme E_Katalog

Para wisatawan diharapkan untuk memperhatikan peringatan cuaca yang diberikan oleh pihak berwenang demi keselamatan bersama sebelum merencanakan aktivitas wisata.

Kedua, meningkatkan upaya mitigasi di seluruh kawasan destinasi sebagai bentuk antisipasi, seluruh stakeholder kepariwisataan akan bekerja sama dalam meningkatkan upaya mitigasi di seluruh kawasan wisata yang rawan, terutama guna memperkuat resiliensi destinasi dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana alam. Langkah-langkah mitigasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko yang ada dan memastikan kelancaran aktivitas pariwisata selama libur panjang.

Ketiga, imbauan kepada wisatawan dan masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas ditengah potensi cuaca ekstrem dan bencana. Wisatawan diminta untuk mematuhi arahan petugas setempat dan menghindari daerah-daerah yang rawan terdampak bencana. Keamanan dan keselamatan adalah prioritas utama, sehingga diharapkan semua pihak dapat bekerjasama untuk menjaga keselamatan bersama. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PWMB Ziarah ke Pusara John Lewar, Wartawan Senior Manggarai Barat
Warga Kabupaten Sikka Hasilkan 48 Ton Sampah Setiap Hari,40 Persennya Merupakan Sisa Makanan
Bupati Sikka Berharap Pers Selalu Bicara Jujur, faktual dan Obyektif
Hari Pers Nasional, Bupati Sikka Undang Wartawan Bahas Penanganan Kebersihan di Kota Maumere
Trash Hero Larantuka Gelar Aksi Bersih Pantai ke-151: Edukasi Masyarakat dan Orang Muda Kurangi Sampah Plastik
Bupati Sikka Terima 56 Peserta Tur Wisata Literasi dari Dari Mi Al Muhajirin Perumnas Maumere
HPN 2026, PWMB Serahkan Sembako kepada Warga Menjaga
Kuasa Hukum Eltras Akan Somasi 12 Pekerja Agar Segera Lunasi Cash Bon
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:56 WITA

PWMB Ziarah ke Pusara John Lewar, Wartawan Senior Manggarai Barat

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:38 WITA

Warga Kabupaten Sikka Hasilkan 48 Ton Sampah Setiap Hari,40 Persennya Merupakan Sisa Makanan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:34 WITA

Bupati Sikka Berharap Pers Selalu Bicara Jujur, faktual dan Obyektif

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:28 WITA

Hari Pers Nasional, Bupati Sikka Undang Wartawan Bahas Penanganan Kebersihan di Kota Maumere

Senin, 9 Februari 2026 - 16:54 WITA

Trash Hero Larantuka Gelar Aksi Bersih Pantai ke-151: Edukasi Masyarakat dan Orang Muda Kurangi Sampah Plastik

Berita Terbaru

PWMB berdoa di pusara mendiang Yohanes

Nusa Bunga

PWMB Ziarah ke Pusara John Lewar, Wartawan Senior Manggarai Barat

Selasa, 10 Feb 2026 - 15:56 WITA