Bangun Lapak Secara Mandiri, Pedagang Mulai Berjualan di Terminal Ndao - FloresPos Net

Bangun Lapak Secara Mandiri, Pedagang Mulai Berjualan di Terminal Ndao

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 15:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Pasca penggusuran lapak dagang dan bangunan di kawasan sempadan Pantai Ndao Ende para pedagang sempat kehilangan lapangan pekerjaan.

Namun setelah satu pekan kemudian mereka diberikan ruang oleh pemerintah daerah membangun lapak di halaman parkir Terminal Ndao untuk berjualan.

Pantauan media ini di terminal, Senin (20/4/2026) pagi, sebagian pedagang sudah mulai berjualan dan sebagiannya sedang membangun lapak dagang secara mandiri.

Lapak yang dibangun berukuran kecil 2×1 memanfaatkan puing – puing bangunan lama pasca pembongkaran. Meski berat dan tak seperti tempat lama, mereka tetap berjualan untuk menyambung hidup.

Baca Juga :  TPDI Wilayah NTT Desak Bea Cukai Tertibkan Peredaran Rokok Ilegal di Ende-Flores

Kondisi di terminal Ndao juga terlihat mulai ramai. Pemerintah melalui Dinas Perhubungan mengarahkan kendaraan angkutan umum dari luar kota masuk ke terminal. Terminal Ndao yang dulunya tidak berfungsi kini difungsikan kembali sesuai fungsinya.

Beberapa pedagang yang membangun lapak di sebelah barat halaman parkir terminal saat ditemui mengaku baru hari pertama berjualan.

“Baru hari ini kami jualan. Masih sepi nih. Biar tahan-tahan di sini dulu”, kata Murdiana, salah seorang pedagang.

Baca Juga :  Tanggapan Ketua Fraksi PDIP Terkait Instruksi Partai Nolkan Pokir, Vinsen: Kami Siap Amankan Keputusan

Ia mengatakan lapak yang digunakan untuk berjualan dibangun sendiri dari kayu dan seng bangunan lama yang sudah digusur.

Murdiana mengatakan tempat tersebut tidak strategis karena hanya dikunjungi oleh para penumpang yang turun di terminal.

“Sebenarnya tidak strategis karena letaknya di dalam dan yang beli hanya orang yang turun di terminal”.

Ia berharap kawasan yang digusur tersebut cepat ditata agar Ndao kembali ramai seperti dulu.

“Kami berharap segera ditata agar ramai seperti dulu”.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Berita ini 117 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)

Rabu, 23 September 2026 - 10:38 WITA

Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Berita Terbaru