Fastpay Gelar Workshop di Nagekeo - FloresPos Net

Fastpay Gelar Workshop di Nagekeo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 19:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Fastpay Gelar Workshop di Nagekeo menggelar workshop di Pantai Nagadhero, Kabupaten Nagekeo pada Minggu (12/4/2026). Workshop “Biar Loketmu Jadi Andalan Transfer & Tarik Tunai” dimaksudkan untuk memperkuat kapasitas mitra loket di daerah.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Area Manager Fastpay Flores Timur dan Nagekeo, dengan tujuan meningkatkan kemampuan mitra loket dalam menghadirkan layanan transfer dan tarik tunai yang lebih cepat, aman, dan dipercaya masyarakat.

Workshop tidak hanya fokus pada teknis operasional, tetapi juga penguatan kapasitas mitra agar mampu membangun layanan yang profesional dan relevan dengan kebutuhan warga.

Workshop dihadiri 70 mitra binaan dari Nagekeo dan sejumlah daerah lain di NTT. Para peserta merupakan mitra binaan dari Loket Fastpay Do Hawu yang disebut telah berhasil membukukan omzet sekitar Rp70–100 juta per bulan. Dalam kegiatan ini, para mitra juga saling berbagi cerita dan pengalaman seputar pengembangan bisnis keagenan.

Fastpay menilai loket kini tidak lagi sekadar tempat pembayaran, tetapi berpotensi menjadi titik layanan keuangan harian yang berperan langsung dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, para mitra dibekali pemahaman mendalam tentang alur layanan transfer dan tarik tunai, standar pelayanan aman, hingga pentingnya membangun kepercayaan pelanggan.

Dua pemateri utama dalam workshop ini adalah Riet Ekaputri Lamuri, selaku Area Manager Fastpay Nagekeo, dan Yones Ekaputra Lamuri, selaku Area Manager Fastpay Flores Timur.

Baca Juga :  Camat Irwandi: Bersihkan Semua Bangkai Kapal di Perairan Kecamatan Komodo

Keduanya membagikan materi dan pengalaman lapangan terkait pengelolaan layanan, mulai dari aspek operasional, kecepatan pelayanan, ketepatan proses transaksi, hingga strategi membangun loket yang diandalkan warga.

Riet Ekaputri menyebut workshop ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan mitra. Menurutnya, layanan transfer dan tarik tunai bukan hanya soal menyelesaikan transaksi, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan.

“Loket yang dipercaya masyarakat adalah loket yang tidak hanya cepat melayani, tetapi juga mampu memberikan rasa aman dalam setiap transaksi. Karena itu, penguatan pemahaman dan kesiapan mitra menjadi sangat penting agar mereka bisa berkembang menjadi andalan warga di sekitarnya,” ujarnya.

Senada disampaikan Yones Ekaputra. Ia menegaskan loket memiliki peluang besar untuk tumbuh jika mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayahnya.

“Ketika sebuah loket hadir sebagai solusi yang dekat, cepat, dan mudah dijangkau, maka loket itu akan punya nilai lebih di mata masyarakat. Inilah yang ingin terus kami dorong, agar mitra bukan hanya menjalankan layanan, tetapi juga membangun kepercayaan dan keberlanjutan usahanya,” kata Yones.

Baca Juga :  Puspas Keuskupan Ruteng Beri Catatan Atas Program Tahun Ekonomi Berkelanjutan

Manager Fastpay, Febri Royatul, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Fastpay pusat terhadap tim dan mitra di daerah yang terus bergerak mengembangkan layanan di lapangan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas pengawalan intensif yang dilakukan tim di daerah dalam memperkuat mitra loket. Fastpay pusat pun siap memberikan dukungan agar pengembangan layanan transfer dan tarik tunai di lapangan dapat berjalan lebih maksimal,” ungkapnya.

Febri menegaskan, penguatan ekosistem layanan Fastpay tidak hanya bertumpu pada sistem dan teknologi, tetapi juga pada pendampingan konsisten dari tim daerah yang memahami kebutuhan pasar lokal. Dengan dukungan pusat, Fastpay optimis loket-loket mitranya dapat berkembang menjadi pilar layanan transaksi yang kuat di berbagai wilayah.

Melalui workshop di Nagekeo ini, Fastpay ingin memperkuat peran mitra loket dalam mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat.

Kehadiran loket yang mampu melayani transfer dan tarik tunai dengan baik diharapkan memberi dampak nyata, baik dari sisi kemudahan akses transaksi bagi warga maupun peluang pertumbuhan usaha.

Ke depan, Fastpay akan terus mendorong program edukasi, pendampingan, dan penguatan kapasitas mitra di berbagai daerah agar semakin banyak loket lokal yang tumbuh menjadi pusat layanan profesional, dipercaya, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih
11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia
Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta
Gubernur Laka Lena Harap Koperasi di NTT Mulai Masuk ke Sektor Produktif
Bupati Sikka Minta Koperasi Desa Merah Putih Jangan Jadikan Simpan Pinjam Sebagai Prioritas
Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat
Wakil Menteri Pariwisata Berkunjung ke Detusoko-Ende, Nando Watu: Kita Tangkap Momentum
Pemkab Ende Gelar “PESTA” Sambut Harla Pancasila, Jadi Momentum Perkuat Persatuan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:18 WITA

Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:00 WITA

11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:52 WITA

Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:31 WITA

Gubernur Laka Lena Harap Koperasi di NTT Mulai Masuk ke Sektor Produktif

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:04 WITA

Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Idul Adha dan Harmoni Kehidupan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:27 WITA