Dosen Unika Ruteng Romo Emil Jehadus Tembus 6 Besar Lomba Narasi Kritis APTIK Indonesia - FloresPos Net

Dosen Unika Ruteng Romo Emil Jehadus Tembus 6 Besar Lomba Narasi Kritis APTIK Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 21:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Dosen Matematika Unika Santo Paulus Ruteng Reverendus Dominus (ED) Emil Jehadus, S.S., M.Pd mengukir prestasi gemilang di Tingkat Nasional.

Ia berhasil menembus 6 besar atau juara harapan II dalam lomba Narasi Kritis Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) yang diikuti 26 perguruan/universitas di Indonesia.

Dalam lomba ini, Romo Emil mengangkat tulisan berjudul Ketika Vektor Kehilangan Arah: Mencari Kemanusiaan dalam Kelas Aljabar Linear.

Keenam pemenang dalam lomba ini sebagaimana diumumkan panitia pada Maret 2026 lalu di mana Pertama, Juara I diraih Evi Martika D.Kasiahe, S.Fil, M.Hum Dosen Unika De Lasale Manado.

Kedua, juara II diraih II Yuliasti Ika Handayani, S.E, M.M Unika Widya Mandala Surabaya. Ketiga, juara III diraih RP. Petrus Tan, SVD. S.Fil, M.Th, Dosen Unika Widya Mandira Kupang.

Keempat, juara IV diraih Wilibrodus Megandika Wicaksono, S.S, M.I,Kom Dosen STIKOM Yos Sudarso Purwokerto. Kelima, juara harapan I diraih Emilianus Jehadus, S.S., M.Pd Dosen Unika St. Paulus Ruteng.

Baca Juga :  Pemda Manggarai ke Unika Santo Paulus Ruteng, Terus Hasilkan Output Berkualitas

Dan Keenam, juara Harapan 2 diraih Yuliasti Ika Handayani, S.E, M.M Dosen Unika Widya Mandala Surabaya.

Sempat Tembus Urutan III

Romo Emil Jehadus yang ditemui di Reo, Selasa (6/4/2026) mengaku bangga karena ia mengikuti dengan penuh antusias selama dua tahapan lomba berjalan.

Tahapan pertama yang dinilai dari karya tulis di mana tulisannya sempat menempati urutan ketiga sebagaimana diumumkan Koordinator JPA Dr. Ferdinand Hindiarto, S.Psi M.Si dan Sekretaris APTIK Drs. Kasdin Sihotang, M.Hum tertanggal 1 Maret dengan urutan pertama diraih Evi Martika D.Kasiahe, S.Fil, M.Hum Dosen Unika De Lasale Manado, disusul Yuliasti Ika Handayani, S.E, M.M Dosen Unika Widya Mandala Surabaya; RD. Emilianus Jehadus, S.S., M.Pd Dosen Unika St. Paulus Ruteng; RP Petrus Tan, SVD. S.Fil, M.Th Dosen Unika Widya Mandira Kupang; Wilibrodus Megandika Wicaksono, S.S, M.I,Kom Dosen STIKOM Yos Sudarso Purwokerto; dan Maria Karolina Selano, M.Kep Dosen Unika Widya Mandala Surabaya.

“Pada lomba tahap I tulisan saya masuk urutan ketiga. Namun pada tahap II wawancara tulisan saya masuk urutan ke lima,” kata Romo Emil yang juga Ketua Unit Pusat Pengembangan dan Peningkatan Aktivitas Instruksional yang menangani matakuliah nasional dan institusi.

Baca Juga :  DPRD Manggarai Barat Ancam Gugat Hotel yang Bangun Langgar Aturan

Pembelajaran Matematika Proses Memanusiakan Manusia

Untuk diketahui dalam lomba Narasi Kritis APTIK ini, Romo Emil Jehadus menulis karya berjudul Ketika Vektor Kehilangan Arah: Mencari Kemanusiaan dalam Kelas Aljabar Linear.

Dalam kesimpulan tulisannya, Romo Emil Jehadus menggarisbawahi bahwa pengalamannya mengajar mahasiswa semester 3 di Program Studi Pendidikan Matematika Unika Santo Paulus Ruteng menunjukkan pembelajaran aljabar linear dapat menjadi ruang transformasi intelektual ketika dipadukan dengan pedagogi kritis dan experiential learning.

Mahasiswa tidak hanya belajar menghitung matriks dan vektor, tetapi juga belajar berpikir reflektif, berdialog dan memahami makna di balik simbol.

Pembelajaran matematika menjadi proses memanusiakan manusia-membentuk calon guru yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga matang, demikian Romi Emil Jehadus. *

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kondisi Pendidikan di Ende, Literasi dan Numerasi Meningkat Namun Fasilitas Masih Kurang
Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter
Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran
Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Sikka Luncurkan Empat Inovasi Literasi untuk Masyarakat
Dorong Budaya Baca Sejak Dini, MPK Hadir di Hardiknas 2026 di SMPN1 Alok
Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP
Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:08 WITA

Kondisi Pendidikan di Ende, Literasi dan Numerasi Meningkat Namun Fasilitas Masih Kurang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:34 WITA

Peringatan Hardiknas, ‎Bupati Sikka Tegaskan Bangun Pendidikan Berkualitas, Berkeadilan dan Berkarakter

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:15 WITA

Moment Hardiknas, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Rumahkan PPPK Saat Kondisi Keterbatasan Anggaran

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:12 WITA

Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Sikka Luncurkan Empat Inovasi Literasi untuk Masyarakat

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:51 WITA

Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Merawat Jiwa Bangsa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:47 WITA