DPRD Manggarai Barat Ancam Gugat Hotel yang Bangun Langgar Aturan - FloresPos Net

DPRD Manggarai Barat Ancam Gugat Hotel yang Bangun Langgar Aturan

- Jurnalis

Kamis, 10 April 2025 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Manggarai Barat Ancam Gugat Hotel yang Bangun Langgar Aturan

DPRD Manggarai Barat Ancam Gugat Hotel yang Bangun Langgar Aturan

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-DPRD Manggarai Barat (Mabar) NTT mengancam akan menggugat hotel-hotel di daerah itu yang bangun melanggar aturan sempadan pantai.

Hal itu dilantangkan sejumlah anggota DPRD Mabar pada rapat dengar pendapat (RDP) dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Labuan Bajo, Rabu (9/4/2025).

RDP dipimpin Ketua DPRD Benediktus Nurdin, didampingi Wakil Ketua Rikardus Jani, dan Wakil Ketua Sewargading S. J. Putera.

Wakil rakyat yang hadir antara lain Inocentius Peni, Kanisius Jehabut, Bernadus Ambat, Antonius Aron, Rofinus Rahmat, Silverius Sukur, Martinus Warus, Fidelis Sukur, Hasanudin, Anselmus Jebarus, Yosep Paskalis Sudaryo, Yosep Spandi, Andi Mama, dan Martinus Mitar.

Anggota yang usul saran bernada menggugat hotel-restoran yang dibangun melanggar aturan sempadan pantai antara lain Inocentius Peni, didukung Kanisius Jehabut.

Sedangkan jajaran OPD lingkup Pemkab Mabar yang dihadir antara lain Kadis Cipta Karya, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKTRPKP) Saverinus Kurniadi dan jajaran, Kadis Penanaman Modal dan  Perijinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Maria Eltris Babur dan jajaran, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Stefanus Jemsifori dan jajaran, Kepala Satuan  Polisi Pamong Praja (Kasat Pol. PP) Yeremias Otong dan jajaran, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Partanahan (LHP) Fredi Lahur dan jajaran.

Baca Juga :  Progam Murni Kasih, Nelayan di Ngada Terima Bantuan 36 Unit Mesin Ketinting

Pada kesempatan itu rata-rata wakil rakyat mempersoalkan dugaan pelanggaraan pembangunan hotel dan restoran di sempadan pantai di Mabar, lebih khusus di wilayah Labuan Bajo.

Wakil rakyat juga mempersoalkan pembangunan hotel di atas laut, dugaan ada hotel yang membuang limbah ke laut, dan keterlibatan OPD terkait/teknis dalam hal analisis dampak lingkungan (Amdal).

Tidak hanya itu, dewan  juga permasalahkan dugaan pengusiran warga yang hendak melancong di pantai oleh oknum pemilik hotel setempat. Juga memerotes pemagaran akses masuk ke pantai setempat oleh oknum pemilik lahan di bibir laut di Labuan Bajo belakangan dan berbagai persoalan  terkait lainnya.

Semua ini isu yang ramai diberitakan di media massa online dan media sosial, belakangan, disamping laporan masyarakat ke dewan.

Kondisi ini, lanjut dewan, menggambarkan orang Manggarai Barat sekarang atau selama ini seakan-akan menjadi tamu di negerinya sendiri. Mabar seolah negara dalam negara.

Atas situasi ini DPRD Mabar juga diobok-obok, sekan dewan diam,  bisu, tutup mata, tutup mulut, tutup telinga dengan persoalan sosial masyarakat Mabar ini.

Sehubungan dengan hal-hal dimaksud, tentu butuh ketegasan dan tindakan tegas dari Pemkab Mabar melaluOPD teknis dan OPD terkait, komentarwakil rakyat bernada lantang.

Kadis Maria Eltris Babur mengungkupkan tantara lain, jumlah hotel di Mabar yang dibangun disekitar pantai ada 27. Tujuh di antaranya, ijinan pembangunannya dikeluarkn Pemerintah Pusat (Pempus).

Baca Juga :  Manggarai Barat Kejadian Luar Biasa Serangan Belalang Kembara

Selebihnya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pemkab Mabar. Khusus untuk Penanaman Modal Asing (PMA), kewenangan ada pada Pempus.

Terkait tupoksi, Dinas PMPTSP hanya mengurus/ukur luas bangunan, entah di darat maupun di laut, kata Kadis Rice, sapaan Maria Eltris Babur.

Kadis Saverinus Kurniadi, antara lain mengatakan, di Mabar semuanyal memiliki wilayah pantai, dan memiliki akses ke wilayah pantai/laut. Lahan jalan menuju ke sana, sesuai regulasi, wajib dipenuhi pengusaha/investor

Namun Kadis yang disapa Veri itu enggan menyebutkan hotel/restoran yang bangun langgar aturan, bangun di garis sempadan pantai.

Dan sehubungan dengan ini, ada kewenangan Pempus, Pemprov dan Pemkab Mabar, ungkapnya.

Kasat Pol. Pol, Yeremias Ontong antara lain mengatakan, pihaknya belum mendapat pengaduan terkait pengusiran warga oleh oknum pemilik hotel karena melewati area hotel bersangkutan.

Sekretaris DLHP, Fredi Lahur menegaskan, hasil pencekan lapangan oleh pihaknya terhadap salah satu hotel di daerah itu tidak ada limbah yang dibuang ke laut. Hal itu dilakukan dinas lantaran ada kabar bahwa ada hotel yang membuang limbahnya ke laut dan itu viral akhir-akhir ini, katanya.

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama
Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo
Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota
Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran
Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal
Thresher Shark Indonesia dan Masyarakat Solor Timur Petakan Peluang Mata Pencaharian Alternatif bagi Nelayan dan Pengepul Perikanan
Berita ini 189 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:27 WITA

Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05 WITA

Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:17 WITA

Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:35 WITA

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:40 WITA

Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru

Advertorial

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:35 WITA