BAJAWA, FLORESPOS.net-Dalam upaya mencegah dan mengatasi kerusakan lingkungan terutama yang disebabkan masalah sampah maka Balai Besar KSDA NTT menggelar kegiatan pembentukan Bank Sampah selama dua hari Selasa dan Rabu (11/3/2026.
Kegiatan berlangsung di Hotel Bintang Wisata Riung, Kelurahan Nangameze, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada. Kegiatan ini akan dibuka secara resmi oleh Camat Riung, Kasmin Belo, S.Sos.
Kegiatan ini diikuti 27 anggota masyarakat yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas perempuan dalam pengelolaan sampah di Riung pada tahun 2025.
Selain itu juga 23 anggota masyarakat lainnya yang berasal dari desa-desa penyanggah kawasan Cagar Alam (CA) Wolo Tadho, CA Riung dan RWAL 17 Pulau yang belum mengikuti pelatihan tersebut di atas.
Selaku nara sumber dalam kegiatan pembentukan Bank Sampah ini adalah Ketua Anak Cinta Lingkungan (Acil) Ende, Umar Hamdan.
Pemateri membawakan tiga materi, yakni optimalisasi pengelolaan sampah melalui Bank Sampah sebagai penunjang ekonomi masyarakat (dampak masalah sampah); Pembentukan kelembagaan Bank Sampah.
Selama kegiatan ini, peserta juga akan mengikuti praktik daur ulang sampah (pembuatan eco sofa dari limbah plastik kresek LDPE), praktik daur ulang sampah (pembuatan eco sofa dari limbah plastik kresek LDPE); dan manajemen pengolahan Bank Sampah.
Kegiatan pelatihan Bank Sampah ini tertuang dalam surat resmi yang dikeluarkan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) NTT Adhi Nurul Hadi. S.Hut,MSc tertanggal 7 Maret 2026.
Surat ini diterima media ini dari Ketua Panitia Kegiatan Yeni Tris Styaningrum, S.Hut.
Kepala Balai Besar KSDA NTT dalam rilisnya antara lain mengemukakan dalam rangka mengantisipasi kerusakan lingkungan terutama di dalam kawasan Cagar Alam (CA) Golo Tadho, CA Riung, dan TWAL 17 Pulau di Riung yang diakibatkan oleh sampah maka Balai Besar KSDA NTT telah melaksanakan beberapa kegiatan antara lain peningkatan kapasitas perempuan dalam pengelolaan sampah di Riung pada tahun 2025.
Dalam tahun 2026 ini, akan dilaksanakan kegiatan lanjutan yaitu pembentukan Bank Sampah untuk alternatif mata pencaharian bermitra dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anak Cinta Lingkungan (Acil) dengan peserta pelatihan terdiri dari: 27 anggota masyarakat yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas perempuan dalam pengelolaan sampah di Riung pada tahun 2025, dan 23 anggota masyarakat lainnya yang berasal dari desa-desa penyanggah kawasan CA Wolo Tadho, CA Riung dan RWAL 17 Pulau yang belum mengikuti pelatihan tersebut di atas.
“Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon kiranya Bapak/Ibu berkenan hadir untuk mengikuti kegiatan dimaksud,” demikian Kepala Balai Besar KSDA NTT.
Hadir dalam kegiatan ini utusan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngada, dan Forum Mbou Kabupaten Ngada.
Turut hadir dari Bidang KSDA Wilayah II Ruteng di antaranya Ketua Panitia Kegiatan Yeni Tris Styningrum, S.Hut, Susana Mutiara, Sirilus Agol, Emilius B. Moa, Erna Bte Tar dan Resor KSDA Wilayah Riung David Daing.*
Penulis : Wall Abulat
Editor : Anton Harus










