Jadi Sekolah Unggul, Recis Dapat Penghargaan Tingkat Nasional - FloresPos Net

Jadi Sekolah Unggul, Recis Dapat Penghargaan Tingkat Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 27 Januari 2024 - 09:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Sebuah pengakuan tingkat Nasional diraih oleh Sekolah Menengah Atas Swasta Katolik (SMAS) Katolik Regina Pacis Bajawa.

SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa mendapatkan penghargaan tingkat nasional sebagai Sekolah Favorit Terbaik Dalam Kualitas Pendidikan Unggul Tahun 2024 (The Most Favorite School In Education Quality Excellent Of The Year 2024).

Penghargaan ini diberikan oleh Lembaga Indonesia Achievement Center dan diterima langsung oleh Kepala SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa, Hendrianto Emanuel Ndiwa, ST., M.Pd pada acara malam penganugerahan di Hotel Aston Bandung, Jumat (26/1/2024).

Bonefasius Zanda, Guru SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa yang turut mendampingi Kepala SMA Recis Bajawa yang menerima penghargaan tersebut dalam press release yang diterima Florespos.net, Sabtu (27/1/2024) mengatakan, acara penganugerahan dibuka secara resmi oleh Pimpinan Indonesia Achievement Center, Fitri Widi Wijayanti, S. Kom.

Fitri Widi Wijayanti dalam sambutan pembuka menegaskan pemberian penghargaan ini dikhususkan kepada lembaga yang yang sudah memberikan kontribusi inovasi-inovasi kreatif dan sebagai inspirator pada bidangnya masing-masing.

Penentuan lembaga yang mendapatkan penghargaan ini memiliki dasar yang kuat dan kami memiliki Tim Internal Independen yang sangat ketat mulai dari proses wawancara dan penentuan narasumber yang kredibel.

Baca Juga :  RSUD Bajawa di Late Mulai Layani Pasien--'Tersedia 4 Loket Sehingga Pasien Cepat Ditangani'

Pihaknya menelusuri alumni yang lulus dari lembaga ini dan juga masyarakat luas secara acak dan mendapatkan banyak hal tentang SMAS Katolik Regina Pacis melalui media sosial dan media sekolah.

Waktu yang digunakan pun cukup lama,sebab memberi penghargaan ini adalah bagian dari kerja tulus dan tanggung jawab moril yang dapat dipertanggung jawabkan secara baik dan terukur.

Fitri berharap agar SMAS Katolik Regina Pacis terus berjuang tanpa henti dan tak boleh berhenti untuk berinovasi dan juga membangun terobosan-terobosan baru agar sekolah swasta ini tetap berkualitas dalam semua aspek hidup dan terus diminati oleh semua kalangan masyarakat.

Selain itu, Fitri menegaskan bahwa tempat terpencil hanyalah letak, namun cara pikir dan cara tindak haruslah global.

Kepala SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa, Hendrianto Emanuel Ndiwa dalam sambutannya menegaskan penghargaan ini didedikasikan kepada Bapak/ibu guru dan pegawai, komite, orang tua, alumni, para pendamping ekstrakurikuler dan siswa-siswa Recis yang luar biasa.

Herdin juga mengucapkan terima kasih kepada para guru dan pegawai, orang tua, alumni, para pendamping ekstra dan para siswa yang terus berjuang dan mencintai sekolah ini tanpa henti.

Baca Juga :  Bank NTT Cabang Bajawa Serahkan CSR 100 Fiber untuk Pemda Ngada

Pihaknya juga berterima kasih kepada  Pemerintah dari tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional. Herdin mengajak semua keluarga besar Recis dan juga orang-orang yang selalu mendukung Recis untuk tidak berhenti mengucapkan syukur Pada Tuhan.

Penghargaan tingkat nasional yang diterima hari ini adalah bukti cinta Tuhan yang luar biasa dan tanpa batas.

Selain bukti cinta Tuhan, dua guru yang turut mendampingi Kepala Sekolah, Boy Zanda dan Edmundus Kadu berharap agar pemberian penghargaan ini mampu memberi daya juang yang lebih kuat bagi Civitas Akademika Recis untuk semakin kuat berjuang dalam menciptakan inovasi-inovasi yang memiliki daya saing secara global.

Penghargaan mengacu pada beberapa kriteria yakni Quality: Mutu/kualitas, Performance/kinerja lembaga Responsibility/ tanggungjawab Transparancy & Attractiveness: Transparansi pengelolaan dan daya minat masyarakat ata dengan kata lain pengukuran seperti mempunyai layanan pendidikan inovatif dan berkualitas, pengelolaan manajemen yang baik, mampu berkembang mengikuti perubahan dan memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi pada dunia pendidikan dan masyarakat. *

Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA