MAUMERE, FLORESPOS.net-Sebuah video dengan narasi YM oknum polisi Polres Sikka dalam kondisi mabuk berat melakukan pemalakan,meminta jatah reman di salah satu kios Bugis di Maumere viral di media sosial.
Video yang beredar secara luas dan dibagikan berulang kaki di berbagi group media sosial di Kabupaten Sikka dan berbagai akun Facebook tersebut pun mendapat berbagai tanggapan.
Pemilik kios yang menjadi lokus dalam video tersebut pun mementahkan narasi dalam video tersebut dan menegaskan apa yang disampaikan tersebut tidak benar sama sekali.
“Makanya tadi saya lihat di telepon genggam itu ada bilang dia datang minta doi (uang) terus minta jatah reman (preman) itu tidak benar, tidak ada sama sekali,” sebut Aisyah pemilik kios saat ditemui di tempat usahanya di Nangahure, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Jumat (19/12/2025).
Aisyah bahkan berani bersumpah Demi Allah apa yang disampaikan dalam postingan di media sosial tersebut tidak ada sama sekali an tidak benar.
Dia mengaku oknum polisi Polres Sikka tersebut hanya datang ke kiosnya dan marah-marah dan hanya salah paham saja.
Ia bahkan bingung melihat video tersebut viral dan membantah dirinya bersama suami menyebarkan video tersebut di media sosial.
“Permasalahan sebenarnya dia dalam perjalanan dikabarin oleh anak-anak bahwa ada keributan dengan Paman pemilik kios.Dirinya karena kecapekan dan tidak mengecek terlebih dahulu datang ke kios kami dan marah-arah,” paparnya.
Asiyah mengaku saat kejadian dirinya sementara tidur di dalam kios lalu tiba-tiba mendengar suara rebut sehingga terbangun dan suaminya Amir bahkan tidak berkata-kata sama sekali.
Ia mengatakan menanyakan kepada oknum polisi tersebut ada apa ini karena bingung oknum polisi tersebut datang ke kiosnya dan marah-marah.
Dirinya menyebutkan suaminya mengenal baik oknum polisi tersebut karena sering berbelanja di kiosnya setiap hari bahkan setiap pagi selalu membeli bensin di kiosnya dan malamnya suka mampir membeli rokok.
“Dia baik sebenarnya dan sering ke sini juga, jadi kami bukan baru kenal.Saya kasihan kenapa ada postingan ini karena hal tersebut tidak benar. Saya tidak tahu siapa yang menyebut video tersebut karena kami sudah hapus videonya,” ungkapnya.
Aisyah menjelaskan, Amir suaminya stelah malam kejadian Selasa (16/12/2025) keesokan paginya, Rabu (17/12/20250 datang ke Polres Sikka dan sudah berdamai.Ini kan hanya salah paham saja dan masalahnya sudah selesai,” ucapnya.
Asyah mengaku kasihan melihat postingan di media sosial yang mengatakan oknum polisi tersebut minta jatah reman dan mabuk sebab hal itu tidak benar sama sekali.
Ia menegaskan, namanya juga salah paham dan hal ini normal saja apalagi oknum polisi tersebut sedan gada masalah sehingga tidak mengecek terlebih dahulu laporan anak-anak muda soal keributan.
“Polisi itu sebenarnya baik orangnya. Orangnya sudah capek urus sana sini tiba-tiba ada yang sampaikan begini-begini.Padahal lokasinya bukan di tempat kami dan ini hanya salah paham.Tidak benar apa yang disampaikan di media sosial,” tegasnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










