Menko Pangan Zulkifli Hasan Tegaskan Jangan Jadi Koperasi KUD - FloresPos Net

Menko Pangan Zulkifli Hasan Tegaskan Jangan Jadi Koperasi KUD

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 21:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat menjadi pembicara utama dalam seminar dengan tema “Pengelolaan Lahan Kering dan Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Ketahanan Pangan di NTT“ menekankan pentingnya Koperasi Desa (Kopdes).

Penegasan ini disampaikan Zulkifli Hasan dihadapan para mahasiswa, pejabat pemerintah termasuk para kepala desa yang hadir di aula Universitas Muhammadiyah Maumere (Unimof).

“Jangan jadi Koperasi KUD, Ketua Untung Duluan. Koperasi Desa itu yang paling penting usahanya dulu bukan uang. Kalau koperasinya hanya pinjam uang, setahun kolaps,” tegas Zulhas sapaannya, Jumat (1/8/2025).

Zulhas mengatakan di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih atau Koperasi Kelurahan Merah Putih ada 7 unit usaha yang wajib ada termasuk Kopdes menjadi agen sembako.

Baca Juga :  Korupsi Dana Desa Tana Duen, Kades dan Bendahara Dipidana Penjara

Ia menyebutkan, pemerintah ingin memangkas jalur distribusi yang panjang sehingga Kopdes bisa jdi toko sembako, menghapus rantai pasok dan meniadakan tengkulak.

“Untuk itu perlu ada keberpihakan dari Bulog.Kopdes juga bisa jadi agen atau distributor pupuk dan bekerjasama dengan Bulog membeli gabah dan jagung dari petani,” ucapnya.

Zulhas menambahkan, Kopdes Merah Putih juga bisa menjadi agen Brilink serta bekerjasama dengan Kantor Pos dan Giro sehingga semua bantuan dari pemerintah disalurkan melalui Kopdes.

Dia membeberkan, pemerintah akan mengimpor 500 ribu ekor sapi betina dari Brasil dan rencana ini telah disetujui Presiden Prabowo Subianto dimana selama ini Indonesia mengimpor sapi dari Australia sebanyak 200 ribu ekor per bulan.

Baca Juga :  Susteran Karmel INSC Kewapante Gandeng PT Sentosa Prima Mandiri Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan 200 Kaca Mata Baca

“Pemerintah memilih untuk mendatangkan sapi dari Brasil, sapi betina dan bibit sapinya berkualitas. Di usia 1,5 tahun beratnya bisa mencapai 600 kilogram,” terangnya.

Zulhas menjelaskan, sapinya tidak pakai kawin tapi menggunakan kawin suntik atau inseminasi buatan sehingga menghasilkan keturunan yang berkualitas sebab sapi di Indonesia umur 3 tahun beratnya hanya 200 kilogram.

Sapi-sapi ini kata dia, akan dibagikan ke desa dan dikelola Koperasi Desa Merah Putih dimana setiap Kopdes akan mendapatkan jatah sebanyak 10 ekor sapi betina impor tersebut.

“Kalau Kopdes dikelola dengan baik maka tahun ketiga atau tahun keempat Kopdes sudah mandiri dan berkembang. Desa akan lahir pusat-pusat kegiatan ekonomi,” terangnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 189 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA