Belum Waktunya Berhenti, Coach! Dialektika Batin di Balik Trofi ETMC Kesembilan PSN Ngada - FloresPos Net

Belum Waktunya Berhenti, Coach! Dialektika Batin di Balik Trofi ETMC Kesembilan PSN Ngada

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Oris Goti

KALAU ingat Minggu malam, 16 Maret 2025 itu, rasanya dingin Bajawa bukan main. Benar-benar tembus tulang, sampai – sampai saya tarik kain lebih erat, topi dingin saya tekan sampai tutup alis.

Waktu itu saya masih jurnalis RRI Ende yang ditugaskan di Bajawa, selepas habis kontrak dengan Pos Kupang dan Tribun Flores. Jadinya, meski badan menggigil, tetap harus duduk di meja kecil dan mengetik kekalahan PSN Ngada dari Perse Ende di babak 16 besar ETMC 33 2025, Kupang.

Berat hati, tapi apa boleh buat? Editor saya, Desi Natalia, cuma kirim satu kalimat yang langsung menyengat, “Gas berita ade… Walaupun sakit.. Hahahaha…” (Macam Zoi Teka ee – Mengorek Luka). Berita tetap tuntas le!

PSN datang ke Kupang dengan status juara bertahan ETMC 32 Rote Ndao, 2023. Harapan besar, beban besar, ekspektasi besar. Tapi lapangan bilang lain. Pulang terlalu cepat.

Baca Juga :  Tidak Semua Babi Mati Akibat Virus African Swine Fever

Lalu beranda Facebook mendadak rame macam pasar Bobou di akhir pekan, isi semua kekecewaan masyarakat Ngada. Saya waktu itu ikut tersentuh, akhirnya tulis opini lepas di facebook pribadi, “PSN Ngada: Lebih dari Sekadar Juara”, untuk bilang bahwa bola itu tidak bisa ditarik sesempit kalah – menang saja.

Saya juga kaget waktu tulisan itu diambil akun resmi PSN Ngada. Rasanya senang, bukan karena nama saya yang tampil, tapi karena ada ruang diskusi yang lebih dewasa, bahwa sepak bola bukan cuma soal kalah – menang, piala, tapi perjalanan panjang dan kehidupan.

Kalau bicara skuad PSN waktu ETMC 33 itu, memang banyak pemain muda. Debutan. Coach Kletus pilih tidak pakai seluruh pemain juara ETMC Rote. Pilihan berani, bahkan terkesan nekat kalau dilihat dari sisi aman. Tapi justru di situlah saya mengerti, Kletus bukan pelatih yang mengejar hasil instan. Dia punya visi.

Baca Juga :  Lepas Mahasiswa KKN, Bupati Ende Katakan Kedepannya Akan Berkolaborasi dengan STPM Sanur

Sebelum ETMC Kupang, saya memang pernah duduk berdua dengan beliau. Kami ngobrol panjang, dari isu nasional seperti PSSI yang mengganti Shin Tae Yong ke Patrick Kluivert, sampai persiapan PSN Ngada.

Dari situ saya lihat, kepala pelatih ini bukan “pelatih lapangan” saja. Dia punya perspektif yang luas, masuk sampai ke cara pikir, cara mendidik pemain, bahkan cara merawat atmosfer tim.

Lalu waktu berjalan. Masuklah ETMC 34 Ende 2025. Saya sudah tidak di Bajawa lagi. Sudah pindah tugas jauh ke Sumba, kerja di media lain, Metro TV. Walaupun jarak sudah berubah, rasa penasaran tidak hilang. Saya tetap ikuti PSN Ngada lewat live streaming, lewat chat teman-teman jurnalis bola, lewat potongan video yang nyangkut di Facebook.

Berita Terkait

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Berita ini 588 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:21 WITA

Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:08 WITA

Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA