Makanya setelah euforia gelar ke-9 ini, saya rasa Ngada perlu juga menyediakan waktu untuk merenung. Masa depan PSN tidak dibangun di panggung selebrasi, tapi di tanah lapang, di sekolah, di kampung, di klub kecil yang jadi rumah pertama anak-anak.
Dan saya percaya, PSN Ngada hari ini adalah bukti bahwa kualitas tidak harus lahir dari daerah besar. Kualitas lahir dari karakter, visi, dan konsistensi.
Kadang, seperti Coach Kletus, kita juga pernah berada di titik ingin berhenti. Tapi ada saja orang terdekat yang mengingatkan, perjalananmu belum selesai. Dan malam ini, dengan trofi kesembilan itu, kita melihat bukti bahwa mereka yang tetap bertahan dalam proses, akhirnya sampai pada tempat yang indah.
Penulis adalah Jurnalis dan Pencinta PSN










