Waspada Jadi Korban Penjualan Organ Tubuh, Imigrasi Labuan Bajo Ingatkan Penipuan Iklan Loker di Medsos - FloresPos Net

Waspada Jadi Korban  Penjualan Organ Tubuh, Imigrasi Labuan Bajo Ingatkan Penipuan  Iklan Loker di Medsos

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 08:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Media Gathering Imigrasi Manggarai Barat

Media Gathering Imigrasi Manggarai Barat

LABUA BAJO, FLORESPOS.net-Masyarakat, terutama kaum muda, diingatkan agar hati-hati merespons iklan lowongan kerja (loker) ke luar negeri di media sosial (medsos). Bisa saja itu berindikasi penipuan, perdagangan orang, atau tindak pidana penjualan organ tubuh.

Demikian Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan  Bajo, Charles Christian Mathaus pada acara press gathering di Zasgo Hotel Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, Selasa (25/11/2025).

Disampaikan, wilayah Kerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo meliputi 4  kabupaten, yaitu Ngada, Manggarai Timur (Matim), Manggarai, dan Mabar (Manggarai Barat).

Diungkapkan, dalam iklan loker ke luar negeri dalam medsos sepertinya ada indikasi penipuan. Karena persyaratannya tidak butuh pengalaman, tapi cukup berbadan sehat.

Baca Juga :  DPRD Ketok Palu Perubahan Anggaran, Honorer Flores Timur yang Telah Diberhentikan Bakal Kembali Kerja

Selain itu, iklan dalam medsos, kata Mathaus, ada juga yang indikasi terkait  perdagangan organ tubuh, dan ada juga untuk pekerja judi online (judol).

“Banyak iklan penipuan lowongan kerja ke luar negeri. Tidak perlu pengalaman, syaratnya berbadan sehat. Ini indikasi untuk perdagangan organ. Ada juga yang dipekerja judol, jadi budak,” kata Mathaus.

Masih dia, ada juga yang pergi ke luar negeri dengan alasan untuk bertemu pacar dan sudah dibelikan tiketnya.

Terhadap hal-hal demikian, pihak Imigrasi sangat berhati-hati dalam menerima permohonan pembuatan paspor bila ada alasan-alasan seperti itu dari pemohon, katanya.

Ketika itu, Mathaus juga mengungkapkan, periode Januari-November 2025 ada  1.424 orang warga di wilayah kerjanya yang mengajukan permohonan pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Labuan Bajo untuk ke luar negeri, termasuk ke Israel. Selain tujuan studi, ke Israel juga  untuk wisata religi.

Baca Juga :  Bank NTT Cabang Bajawa Serahkan CSR 100 Fiber untuk Pemda Ngada

Juga ada warga yang ke Malaysia serta Singapura untuk berwisata, bekerja, dan urusan kesehatan. Disamping itu, warga yang ke luar negeri juga untuk ibadah.

Mathaus juga ungkapkan, Warga Negara Asing (WNA) yang urus surat keterangan keimigrasian  untuk pindah warga negara menjadi WNI (Warga Negara Indonesia) ada 3 orang. Kemudian untuk permohonan izin tinggal sebanyak 1.718 orang warga asing.

Pihak imigrasi terus membangun kerja-kerja kolaborasi dengan pihak terkait lainnya berkaitan dengan keberadaan warga asing di Labuan Bajo Mabar, Manggarai, Matim, dan Ngada yang wilayah kewenangannya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa
Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani
Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Diving di Teluk Maumere, Tiga Penyelam WNA Belum Ditemukan Satu Lainnya Selamat
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:18 WITA

Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Berita Terbaru