ENDE, FLORESPOS.net-Di partai kedua hari pertama Turnamen Pra Event ETMC Ende 2025 mempertemukan tim Persami Maumere versus Persena Nagekeo.
Partai yang berlangsung di Stadion Marilonga, Minggu (19/10/2025) malam berlangsung seru. Kedua tim bermain dengan tensi permainan yang cukup tinggi.
Hasil akhir pertandingan ini Persena unggul dengan skor tipis 1-0 melalui gol yang dicetak oleh strekernya, Reuz (11).
Masih Mencari Kerangka Tim
Pelatih Persami, Dominggus San Krus mengatakan kekalahan di laga uji coba atau Pra Event ETMC tidak menjadi beban untuk tim.
Tim pelatih memanfaatkan laga uji ini untuk mencari kerangka tim menuju ETMC. Dari laga ini tim pelatih sudah mulai menemukan kerangka untuk tim Persami.
“Hasil evaluasi kami, 70-80 persen kami sudah menemukan kerangkanya. Soal hasil tidak menjadi beban untuk tim karena masih uji coba biasa. Untuk kedepannya pasti ada perubahan,” kata Dominggus.
Dikatakannya dari hasil uji coba pertama, ia melihat lini tengah dan lini depan Persami belum maksimal dan mesti dibenahi.
“Lini depan dan tengah jadi bahan evaluasi kami. Kedepannya dalam sesi latihan akan dibenahi,” kata Dominggus.
Tim Belum Rampung
Haris Aja, Pelatih Nagekeo mengatakan uji coba ini sangat penting bagi timnya karena saat ini Persena Nagekeo belum merampungkan tim
“Buat kami hasil itu urusan kedua yang paling penting adalah uji coba dengan sesama tim ETMC untuk mengukur kualitas tim,” katanya.
Dari laga uji coba tersebut tim pelatih masih melihat banyak celah dan lini yang harus dibenahi. Stamina pemain menjadi salah satu catatan yang harus diperbaiki oleh pelatih di tim ini.
“Babak pertama bagus dengan presing tinggi tapi babak kedua drop. Syukur kami bisa curi satu gol,” kata Haris.
Hingga uji coba Persena Nagekeo belum merampungkan tim dan masih melakukan seleksi.
“Tim ini belum rampung, masih ada pemain yang belum gabung. Kami masih lakukan seleksi dan akan umumkan skuad setelah uji coba,” kata Haris.
Jalannya Laga
Persena lebih menguasai pertandingan dan melancarkan serangan dari lini tengah dan kedua sayap. Sementara Persami kesulitan mengembangkan permainan dan hanya sesekali melakukan tekanan lewat counter attack.
Anak – anak Nagekeo beberapa kali menciptakan peluang namun belum dikonversikan menjadi gol.
Tercatat Persami hanya memiliki dua peluang melalui tendangan bebas. Dua peluang itu mampu dipatahkan oleh sang penjaga gawang.
Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.
Masuk di babak kedua Persena Nagekeo tidak menurunkan tensi permainan. Mereka masih bermain dengan presing tinggi sehingga Persami masih kesulitan mengembangkan permainan.
Persami akhirnya bisa keluar menyerang setelah melakukan rotasi pemain. Masuknya empat pemain baru memberikan suntikan energi mengubah alur permainan.
Persami mengimbangi permainan dari Persena dan kedua tim menyajikan permainan menekan.
Persena beberapa kali melakukan percobaan dengan tembak dari luar kotak namun penjaga gawang Persami masih sigap mengamankan gawangnya.
Persena Nagekeo akhirnya memecahkan kebuntuan melalui kaki Reuz (11) di menit ke 71 setelah mendapat umpan dari rekannya di kota pinalti.
Reuz mampu mengecoh satu pemain belakang dan melepaskan bola pelan mendatar ke gawang Persami.
Setelah gol ini Persami terus menekan pertahanan dari Persena namun tak menciptakan gol hingga peluit panjang berakhirnya laga.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










