LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Untuk menekan laju penularan HIV/AIDS di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT), diharapkan kolaboratif para pihak di daerah bersangkutan.
Para pihak dimaksud, antara lain pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Dengan begitu, diharapkan laju penularan HIV/AIDS di Manggarai Barat dapat ditekan dan kualitas hidup ODHA dapat meningkat.
Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Mabar, Adrianus Ojo, ungkapkan itu menanggapi media ini belum lama berselang di Labuan Bajo.
Lebih jauh diterangkan, solusi komprehensif meminimalisir HIV/ AIDS di kabupaten pariwisata super premium di ujung barat Flores itu (Mabar) mencakupi sejumlah hal. Di antara lain melalu peningkatan edukasi.
Sosialisasi dan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) yang masif tentang pencegahan dan penularan HIV.
Selain itu perluasan akses testing guna memudahkan masyarakat untuk melakukan tes HIV secara sukarela dan rahasia. Penjaminan Pengobatan guna memastikan ketersediaan obat ARV dan dukungan psikososial bagi ODHA.
Kemudian, penanganan Kasus Komprehensif. Melacak dan mengembalikan ODHA yang gagal follow-up ke dalam sistem pengobatan.
“Dengan upaya kolaboratif antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan laju penularan HIV/AIDS di Manggarai Barat dapat ditekan dan kualitas hidup ODHA dapat meningkat,” tutup Kadis Ojo. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando









