LARANTUKA, FLORESPOS.net-Debit air sumber mata air Wai Liwo di Desa Lewobele, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebesar 43 liter per detik. Kapasitas tersebut mampu melayani 3.300 sambungan rumah.
“Hasil survei kami dan tenaga teknis, debit sumber mata air Wai Liwo di Lewobele 43 liter/detik. Ini mampu melayani 3.300 sambungan rumah,” ungkap Direktur Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda) Ina Gelekat Flores Timur, Fransiskus Mathias Carvalo kepada wartawan, Selasa (23/9/2025).
Fransiskus Carvalo menjelaskan, saat ini Perumda Ina Gelekat melayani 7.400 sambungan rumah dengan kapasitas kemampuan sumber air 92 liter per detik. Sementara layanan 14 jam per hari per tahun.
Kata dia, untuk bisa melayani 20 jam per hari saja belum sanggup. Karena itu perlu ada penambahan kapasitas sumber mata air dan salah satu yang tengah diperjuangkan dan diproses yakni sumber mata air Wai Liwo di Lewobele tersebut.
“Kita masih butuh tambahan kapasitas sumber air untuk bisa sampai 24 jam atau minimal 20 jam per hari per tahun.”
“Sumber mata air Wai Liwo di Desa Lewobele dengan kapasitas ini bisa dimanfaatkan untuk 2000 sambungan di wilayah tersebut dan sisanya 1000 sambungan bisa pelayanan di Kota Larantuka,” kata Fransiskus Carvalo.
Fransiskus Carvalo mengatakan, pihaknya sudah dan sedang melakukan koordinasi dan komunikasi serta menyiapkan dokumen persyaratan agar sumber mata air Wai Liwo di Lewobele bisa dimanfaatkan untuk penambahan kapasitas pelayanan.
“Kami sudah mulai proses sejak tahun 2019 lalu. Namun, rencana saat itu mengalami kendala akibat penghapusan lembaga BPPSPAM serta perubahan tipe serta sistem pengajuan usulan terkait urusan pembangunan air minum oleh pemerintah pusat,” katanya.
Fransiskus Carvalo mengharapkan dukungan dan kerjasama dari Pemerintah dan DPRD Flores Timur.
“Agar sumber mata air Wai Liwo di Desa Lewobele bisa dimanfaatkan untuk penambahan sambungan rumah dan meningkatkan jam pelayanan,” pungkasnya. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Anton Harus










